RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PARINGIN - Suasana tenang menyelimuti sejumlah rumah ibadah di wilayah Kecamatan Halong, Kamis (14/5). Sejak pagi, umat Kristiani mulai berdatangan ke gereja untuk melaksanakan ibadah peringatan Kenaikan Yesus Kristus.
Rangkaian ibadah diisi dengan nyanyian puji-pujian yang dibawakan jemaat secara berkelompok. Fokus utama kegiatan terletak pada penyampaian khotbah oleh para pendeta yang menekankan pesan refleksi kasih Tuhan serta penghayatan atas penebusan dosa umat manusia.
Pelaksanaan ibadah di Halong berlangsung di bawah pengamanan ketat aparat kepolisian. Mengingat lokasi gereja yang tersebar di beberapa desa, personel gabungan dari Polres Balangan dan Polsek Halong disiagakan di titik-titik krusial untuk menjamin ketertiban.
Kapolsek Halong, Ipda M Fajar Saputra, menegaskan bahwa pengerahan personel ini dilakukan guna menghadirkan rasa aman sehingga warga bisa beribadah tanpa merasa waswas. Penjagaan dilakukan merata di enam titik, mulai dari GPDI Desa Mauya, GKII Mamigang, GKE Gunung Riut, GBI Uren, hingga GKE dan GBI di Desa Kapul.
"Kami menyiagakan personel gabungan untuk mengawal jalannya ibadah di lapangan. Langkah ini sebagai bentuk pelayanan agar pelaksanaan peringatan keagamaan di wilayah Halong tetap berjalan lancar dan tenang," ujar Fajar.
Berdasarkan pantauan, tingkat kehadiran jemaat di tiap lokasi berkisar antara 15 hingga 40 orang. Khusus untuk Gereja Katolik Santo Mikail Gunung Riut, ibadah baru dijadwalkan pada sore hari pukul 17.00 Wita menunggu terkumpulnya seluruh jemaat.
Ipda Fajar menambahkan, koordinasi aktif terus dilakukan dengan para pemimpin jemaat atau pendeta di masing-masing gereja. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian prosesi, mulai dari pembukaan hingga penutupan ibadah, tetap selaras dengan upaya menjaga stabilitas keamanan di lingkungan sekitar.
Hingga prosesi ibadah berakhir, situasi di wilayah hukum Polsek Halong dilaporkan tetap stabil. "Seluruh rangkaian ibadah Kenaikan Yesus Kristus di wilayah Kecamatan Halong hari ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif," pungkasnya.
Editor : Arif Subekti