Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

:Tim Selam Tradisional Uji Mental Junior Lewat Simulasi Korban Tenggelam

Maulana Radar Banjarmasin • Rabu, 13 Mei 2026 | 14:06 WIB
Tim Selam Tradisional Water Rescue Banjarmasin saat melakukan simulasi pencarian dan evakuasi korban tenggelam di Sungai Barito. (Maulana/Radar Banjarmasin)
Tim Selam Tradisional Water Rescue Banjarmasin saat melakukan simulasi pencarian dan evakuasi korban tenggelam di Sungai Barito. (Maulana/Radar Banjarmasin)

 

RADARBANJARMASIN.JAWA POS.COM, Banjarmasin – Warga Kampung Alalak Selatan RT 2 sempat dibuat geger dengan kabar adanya seorang pria yang diduga tenggelam di Sungai Barito, Selasa (12/5/2026) sore.

Mendapat informasi tersebut, Tim Selam Tradisional Water Rescue Alalak Selatan Banjarmasin yang markasnya tak jauh dari lokasi langsung bergerak melakukan pencarian setelah melalui koordinasi.

Pencarian dipimpin Humas sekaligus Koordinator Lapangan Tim Selam Tradisional Water Rescue Banjarmasin, Zainal Abdi. Sejumlah penyelam andalan diterjunkan untuk menyisir dasar Sungai Barito menggunakan peralatan tradisional.

Derasnya arus sungai dan kondisi air pasang sempat menjadi kendala dalam proses pencarian. Namun berkat kegigihan para penyelam, sekitar 10 menit setelah penyelaman dimulai, korban akhirnya berhasil ditemukan di dasar sungai dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Namun, peristiwa tersebut hanyalah rangkaian simulasi yang digelar Tim Selam Tradisional Water Rescue Alalak Selatan Banjarmasin dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 komunitas tersebut yang  pada 12 Mei 2026.

Zainal mengungkapkan, kegiatan ini merupakan kali kedua digelar untuk memperingati hari jadi komunitas. Tim yang diturunkan kali ini merupakan generasi muda atau junior Tim Selam Tradisional Water Rescue yang didampingi para senior.

"Tujuan kami di sini selain sebagai bentuk rasa syukur karena komunitas sudah 11 tahun berkiprah dalam kegiatan sosial, khususnya operasi SAR di Banjarmasin dan umumnya Kalimantan Selatan, juga untuk memotivasi regenerasi tim," ungkapnya kepada Radar Banjarmasin.

Menurutnya, simulasi internal seperti ini penting untuk terus membangkitkan semangat serta menanamkan jiwa sosial tinggi dalam menjalankan operasi SAR.

"Yang selalu kami tekankan adalah bekerja hati-hati dan jangan gegabah. Medan yang dihadapi berisiko, kondisi sungai berbeda-beda, sehingga anggota harus mampu menguasai situasi dan selalu berkoordinasi saat bekerja," ujarnya.

Selain itu, simulasi juga bertujuan mengasah mental para anggota muda. Sebab, kata dia, keberanian menyelam saja tidak cukup.

"Ketika menemukan korban yang sudah menjadi jenazah, mental mereka juga harus siap untuk mengangkat dari dasar sungai ke permukaan. Jadi dalam tim kami bukan hanya keberanian yang dibutuhkan, tetapi juga kehati-hatian, mental yang kuat, dan fokus yang terjaga," pungkasnya.

Editor : M Oscar Fraby
#selam tradisional #rescue #Tenggelam