Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Antrean Solar Kembali Mengular di HSU, Sopir Mengeluh Habis Waktu di SPBU

M Akbar Radar Banjarmasin • Senin, 11 Mei 2026 | 10:30 WIB
MENANTI: Antrean truk berbaham bakar solar di SPBU Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Minggu (10/5/2026), Sopir berharap distribusi solar kembali normal. (Foto: Istimewa)
MENANTI: Antrean truk berbaham bakar solar di SPBU Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Minggu (10/5/2026), Sopir berharap distribusi solar kembali normal. (Foto: Istimewa)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Antrean panjang kendaraan truk kembali terjadi di sejumlah SPBU di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Minggu (10/5/2026). Antrean bahkan mencapai ratusan meter dan didominasi truk angkutan yang menunggu giliran mengisi biosolar subsidi.

Pantauan di lapangan, antrean terlihat di SPBU Tayur di Kecamatan Amuntai Utara dan SPBU Banjang di Kecamatan Banjang.

Meski stok biosolar masih tersedia, panjangnya antrean membuat para sopir harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan giliran pengisian.

Kedua SPBU tersebut menjadi tumpuan para sopir karena hanya dua dari lima SPBU di HSU yang menyediakan bio solar bersubsidi.

Salah seorang sopir truk yang antre Udin, mengaku kondisi antrean sangat menguras waktu dan berdampak terhadap aktivitas angkutan barang. “Solar memang masih ada, tapi antreannya panjang sekali. Kami bisa berjam-jam menunggu. Waktu kerja banyak habis di SPBU,” ujarnya kepada media ini, Minggu (10/5/2026).

Menurutnya, para sopir berharap distribusi dan pelayanan pengisian solar subsidi dapat berjalan lebih lancar agar aktivitas angkutan tidak terganggu. “Harapan kami antrean bisa diatasi, jadi sopir tidak terlalu lama menunggu. Kalau terlalu lama antre, pekerjaan ikut terhambat,” katanya.

Ia mengatakan kondisi tersebut kembali terjadi setelah sebelumnya para sopir truk menyampaikan aspirasi melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD HSU dan lintas instansi terkait. Namun kondisi yang sempat normal disebut tidak berlangsung lama.

Para sopir berharap Pemerintah Daerah dan pihak terkait dapat mencari solusi agar distribusi bio solar subsidi lebih tertata dan antrean panjang tidak terus berulang.

Editor: Arif Subekti

Editor : Arief
#biosolar subsidi #kalimantan selatan #truk #spbu #Hulu Sungai Utara