RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarbaru – Warga Gang Mulia 3, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru mendadak geger pada Rabu (6/5) malam.
Seorang pria berinisial MA, 40, ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya sekitar pukul 23.30 WITA. Korban yang diketahui hidup menyendiri tersebut diduga meninggal dunia akibat penyakit kronis.
Peristiwa ini pertama kali terungkap saat pihak keluarga merasa curiga. Pasalnya, korban yang memiliki keterbatasan mental itu tidak terlihat keluar rumah sejak Selasa (5/5) sore, usai menyantap makanan di rumah kakaknya.
Merasa ada yang tidak beres, paman korban, Akhmad, berinisiatif mendatangi rumah keponakannya tersebut.
Karena pintu dalam keadaan terkunci rapat dari dalam, Akhmad terpaksa mendobraknya. Saat itulah, ia menemukan MA sudah terbujur kaku di atas kasur dalam posisi tertelungkup.
Kapolres Banjarbaru melalui Kasi Humas Ipda Kardi Gunadi membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut. Unit Identifikasi pun langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Saat diperiksa, tim menemukan cairan berupa darah bercampur lendir kekuningan keluar dari mulut dan hidung korban. Namun, kami pastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban," ujar Ipda Kardi Gunadi, Jumat (8/5).
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, MA memang memiliki riwayat penyakit asma dan batuk menahun yang diduga kuat adalah TBC. Sayangnya, selama ini korban diketahui tidak menjalani pengobatan secara rutin.
"Dugaan kuat sementara, korban meninggal dunia karena faktor penyakit yang dideritanya," tambah Kardi.
Pihak keluarga mengaku telah ikhlas menerima kepergian korban sebagai musibah. Mereka juga secara resmi menolak untuk dilakukan visum maupun otopsi.
Usai dievakuasi, jenazah MA langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman sesuai syariat Islam.
Editor : Sutrisno