Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Hindari Pelangsiran, Pengawasan SPBU di HST Diperketat

Jamaluddin Radar Banjarmasin • Kamis, 7 Mei 2026 | 13:36 WIB
MONITORING: Anggota Polres HST monitoring penyaluran BBM subsidi. (Foto: Humas Polres HST)
MONITORING: Anggota Polres HST monitoring penyaluran BBM subsidi. (Foto: Humas Polres HST)
 
 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BARABAI – Polres Hulu Sungai Tengah (HST) melakukan monitoring penyaluran dan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kabupaten HST, Kamis (7/5/2026).
 
Monitoring dilakukan diantaranya di SPBU Mandingin dan SPBU Sungai Rangas. Dalam pengecekan tersebut, petugas memantau langsung stok BBM, khususnya BBM subsidi jenis Bio Solar. 
 
Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon mengatakan monitoring tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan distribusi BBM subsidi berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
 
“Monitoring ini merupakan langkah preventif Polres Hulu Sungai Tengah untuk memastikan distribusi BBM, khususnya BBM subsidi jenis Bio Solar, berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran,” ujarnya.
 
Ia juga mengimbau seluruh pengelola SPBU agar mematuhi aturan yang berlaku dan meningkatkan pengawasan guna mencegah penyalahgunaan maupun praktik pengisian berulang.
 
“Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman serta menjaga stabilitas pelayanan dan distribusi BBM di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” tutupnya.
 
Hasil monitoring di SPBU Mandingin, stok Bio Solar tercatat sebanyak 11.100 liter, Pertalite 6.342 liter, Pertamax 10.924 liter, dan Dexlite 8.184 liter.
 
Sementara di SPBU Sungai Rangas stok BBM terdiri dari Bio Solar 8.500 liter, Pertalite 1.794 liter, Pertamax 11.200 liter, Pertamax Turbo 1.520 liter, serta Pertamina Dex 2.197 liter.
 
Kabag Ops Polres HST mengingatkan pihak pengawas SPBU agar terus meningkatkan pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi sesuai ketentuan yang berlaku.
 
"Pihak SPBU juga diminta mengantisipasi potensi penyalahgunaan maupun praktik pengisian berulang oleh oknum tertentu," tambahnya.
 
Selain itu, pelayanan kepada masyarakat diminta tetap berjalan tertib dan lancar guna menjaga stabilitas distribusi BBM di wilayah Kabupaten HST.
 
Situasi di seluruh SPBU yang dilakukan pengecekan terpantau aman dan tertib. Antrean kendaraan masih dalam batas normal dan tidak ditemukan adanya indikasi panic buying oleh masyarakat.
 
Diketahui, di Kabupaten Hulu Sungai Tengah terdapat 12 SPBU, dengan sembilan di antaranya menyediakan BBM subsidi jenis Bio Solar.
Editor : Arif Subekti
#bbm subsidi #spbu #Bio Solar #HST