RADAR BANJARMASIN.JAWA POS.COM, Banjarmasin -
Si jago merah mengamuk di kawasan Pasar Bawang, Pasar Lima, Banjarmasin, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 04.00 Wita. Kebakaran terjadi saat sebagian besar aktivitas pasar belum dimulai.
Api dengan cepat melahap deretan kios yang berada di belakang bangunan Pasar Harumanis II. Dalam waktu singkat, seluruh kios di lokasi tersebut ludes terbakar hingga nyaris tak menyisakan bangunan.
Tak hanya bangunan, berbagai komoditas dagangan seperti bawang merah, bawang putih, bawang bombai, kemiri, minyak, hingga bahan dapur lainya ikut hangus terbakar.
Kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan oleh relawan Damkar gabungan saat matahari mulai terbit. Meski demikian, hingga pagi hari petugas masih melakukan pembasahan di sejumlah titik karena asap masih terlihat keluar dari sisa kios yang terbakar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar.
Di lokasi kejadian, petugas dari BPBD Kota Banjarmasin, Polsek Banjarmasin Tengah, serta Perumda Pasar melakukan pengecekan dan pendataan terhadap para pedagang yang terdampak.
Salah satu pedagang, Ali (37), mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Ia menyebut sekitar 5 ton bawang miliknya ikut terbakar dan rusak.
"Barang datang tadi malam sekitar pukul 22.00 Wita, belum sempat didistribusikan. Padahal hari ini rencananya mau dikirim ke sejumlah daerah di Kalsel seperti Tanah Bumbu, Kotabaru, hingga ke Kalteng," ujarnya.
Warga Kilometer 6 Banjarmasin itu menambahkan, meski ada sebagian barang yang tampak masih utuh, kondisinya sudah tidak layak jual.
"Yang kena api atau basah itu pasti rusak dan cepat busuk. Jadi tetap tidak bisa dipakai," pungkasnya.
Editor : M Oscar Fraby