Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dipicu Persoalan Keluarga, Anak dan Ayah Tiri di Desa Tanjung Dewa Saling Serang Menggunakan Sajam

Norsalim Yahya • Jumat, 17 April 2026 | 16:11 WIB
GEGER: Pelaku MR yang terlibat perkelahian dengan ayah tiri di Desa Tanjung Dewa saat mendapat perawatan di Puskesmas Batakan. (Foto : Polsek Panyipatan untuk Radar Banjarmasin)
GEGER: Pelaku MR yang terlibat perkelahian dengan ayah tiri di Desa Tanjung Dewa saat mendapat perawatan di Puskesmas Batakan. (Foto : Polsek Panyipatan untuk Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PELAIHARI - Warga Desa Tanjung Dewa, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut (Tala) digegerkan kejadian perkelahian berdarah yang melibatkan dua pria yang berstatus anak dan ayah tiri, Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 06.30 Wita.

Peristiwa yang terjadi di RT 013, RW 005 tersebut melibatkan korban berinisial AS dan pelaku berinisial MR, yang diketahui memiliki hubungan keluarga sebagai ayah tiri dan anak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban mendatangi rumah pelaku yang ditempati bersama ibunya.

Baca Juga: Buka Amuntai Expo, Bupati Kunjungi Stand SKPD, Disdukcapil Buka Layanan Adminduk

Kedatangan korban selaku ayah tiri memicu perselisihan yang kemudian berujung perkelahian menggunakan senjata tajam.

Dalam insiden itu, pelaku yang merupakan anak tiri menggunakan parang, sedangkan korban memegang pisau jenis badik.

Akibatnya, korban mengalami luka serius di bagian kepala akibat sabetan parang.

Baca Juga: PLN Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan Lewat Program Clean Energy Day

Sementara itu, pelaku juga mengalami luka pada bagian tangan dan kaki akibat serangan badik.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Batakan sebelum dirujuk ke RSUD H Boejasin Pelaihari untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Adapun pelaku mendapat perawatan di Puskesmas Batakan sebelum diamankan pihak Kepolisian.

Baca Juga: Ada Dugaan Pungutan di PMB MAN 2 Model Banjarmasin, Kanwil Kemenag Kalsel Konfirmasi Langsung ke Pihak Madrasah  

Kapolres Tala, AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kapolsek Panyipatan, Iptu Wanda Satriadi menjelaskan perkelahian dipicu persoalan keluarga yang telah berlangsung sekitar tiga bulan terakhir.

“Permasalahan ini berawal dari keinginan orang tua agar pelaku pindah dan tinggal bersama kakeknya. Hal itu sempat disetujui, namun pelaku merasa lelah bolak-balik, sehingga enggan tinggal bersama kakeknya,” ujar Wanda.

Ia menambahkan pada pagi hari kejadian, korban datang ke rumah pelaku, namun tidak diizinkan masuk, sehingga terjadi cekcok yang berujung perkelahian.

Baca Juga: Derbi Kalimantan Di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Barito Putera Incar Puncak Klasemen, Persiba Berjuang Keluar Zona Merah

Selama ini, korban diketahui tidak tinggal serumah dengan ibu pelaku, melainkan menetap di rumahnya sendiri.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Tala untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. 

Editor : Sutrisno
#senjata tajam #ayah tiri #Perkelahian berdarah #Pelaihari #kabupaten tanah laut