Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

ASN Tabalong Pemungut Karcis Pasar Tanjung Ditusuk Pisau ! Ini Masalahnya

Ibnu Dwi Wahyudi • Jumat, 17 April 2026 | 11:05 WIB
TERBARING : JUM, ASN yang menjadi korban penganiayaan di Tabalong.
TERBARING : Polisi memantau kondisi korban penganiayaan di Pasar Bauntung, Kabupaten Tabalong yang sedang dirawat di rumah sakit.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, TANJUNG - JUM (49), seorang Aparatur Sipil negara (ASN) Kabupaten Tabalong yang bertugas sebagai pemungut karcis retribusi parkir di Pasar Bauntung Tanjung, menjadi korban penusukan, Kamis (16/4/2026).

JUM mengalami luka serius di bagian dada sebelah kiri dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Istri korban melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polisi.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas, Iptu Heri Siswoyo mengungkapkan tim Satreskrim yang dipimpin AKP Danang Eko Prasetyo bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan terduga pelaku.

“Pelaku berinisial DR (23), warga Kelurahan Tanjung, berhasil diamankan di kediamannya tidak lama setelah kejadian,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Dari hasil penyelidikan, kejadian bermula saat korban dan pelaku minum minuman beralkohol di area parkir pasar. Pelaku ingin berhenti minum, namun diduga dipaksa korban untuk terus minum.

Situasi memanas. Pelaku yang tersulut emosi kemudian menusuk korban menggunakan pisau yang ditemukan di sekitar lokasi.

“Pelaku mengaku melakukan penganiayaan karena dipicu dendam lama. Ia menyebut sebelumnya pernah ditodong senjata tajam oleh korban,” jelasnya.

Pengaruh alkohol diduga memperkeruh situasi, hingga berujung aksi kekerasan tersebut.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polres Tabalong dan dijerat Pasal 466 KUHP Nasional tentang tindak pidana penganiayaan.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya kumpang pisau, pakaian korban yang berlumuran darah, serta pakaian dalam korban.

Sementara senjata tajam yang digunakan masih dalam pencarian.

Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Editor : Eddy Hardiyanto
#Tabalong #ditusuk #asn #pasar tanjung