RADAR BANJARMASIN.COM, BANJARMASIN - Di tengah cuaca panas, genangan air justru muncul di Jalan Kayu Tangi dan memicu kekhawatiran pengguna jalan.
Kondisi ini ternyata bukan akibat hujan, melainkan kebocoran kolam Bundaran Air Mancur Kayu Tangi.
Pantauan di lapangan, Jumat (17/4/2026) pagi, air terlihat mengalir cukup deras dari sisi kiri jalur arah dalam kota menuju Jembatan Alalak.
Air tersebut meluber hingga ke badan jalan, membuat permukaan menjadi licin dan berpotensi membahayakan pengendara.
Tak hanya di satu titik, kebocoran juga tampak di beberapa bagian dinding kolam, meski dengan debit lebih kecil.
Arifin (42), salah seorang pengguna jalan, mengatakan kondisi ini semakin jelas terlihat saat musim kemarau.
“Kalau musim hujan tidak terlalu kelihatan, tapi sekarang jelas sumbernya dari kolam. Ini berbahaya karena jalan jadi licin,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Marni (50), warga yang kerap melintas di kawasan tersebut. Ia mengaku harus ekstra hati-hati saat berkendara, terutama ketika berbelok. “Setiap lewat harus pelan-pelan. Takut terpeleset,” katanya.
Warga pun berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan agar tidak menimbulkan risiko kecelakaan.
Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Banjarmasin Utara, AKP Suhardi, membenarkan adanya kebocoran tersebut.
Ia menyebut pihaknya akan segera melaporkan kondisi ini untuk ditindaklanjuti.
“Penyebabnya memang dari kebocoran kolam air mancur,” pungkasnya.
Editor : Eddy Hardiyanto