Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ada Mortir Berkarat Ditemukan Warga Kampung Arab Banjarmasin di Plafon Rumahnya

Maulana Radar Banjarmasin • Jumat, 17 April 2026 | 09:33 WIB
MORTIR: Tim Gegana bersiaga melakukan pemeriksaan dan sterilisasi di lokasi temuan benda diduga mortir di Gang Ibu, Antasan Kecil Barat, Kamis (16/4).  | Foto: Maulana
MORTIR: Tim Gegana bersiaga melakukan pemeriksaan dan sterilisasi di lokasi temuan benda diduga mortir di Gang Ibu, Antasan Kecil Barat, Kamis (16/4). | Foto: Maulana

BANJARMASIN - Warga Gang Ibu, Jalan Antasan Kecil Barat (AKB), Kampung Arab, Banjarmasin mendadak heboh setelah ditemukan benda diduga mortir di salah satu rumah, Kamis (16/4) siang. Penemuan ini langsung memicu pengamanan ketat. Aparat kepolisian bersama Tim Gegana Polda Kalsel turun ke lokasi untuk melakukan penanganan. 

Akses menuju gang sempat ditutup. Sementara warga diminta menjauh dengan radius aman hingga 50 meter.

Sekitar pukul 15.30 Wita, tim Gegana tiba dengan perlengkapan lengkap penjinak bom. Lokasi langsung disterilisasi, dan garis polisi diperluas untuk mengantisipasi potensi bahaya. Untuk sementara, benda tersebut diamankan dengan cara direndam di dalam ember.

Plh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Timbul R.K. Siregar membenarkan adanya temuan tersebut. “Setelah menerima laporan, kami berkoordinasi dengan Brimob. Hasilnya, benar ditemukan satu buah mortir 81,” ujarnya.

Ia memastikan, benda tersebut telah diamankan menggunakan prosedur standar, dan akan dibawa ke lokasi khusus untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Masih kami dalami apakah mortir ini aktif atau tidak,” tambahnya.

Temuan ini bermula dari aktivitas pembersihan gudang di lantai dua rumah oleh Farhan (24). Ia menemukan benda mencurigakan di ruang tersembunyi di plafon. “Saya buka, di dalamnya ada benda itu. Setelah saya cari di internet, bentuknya mirip mortir,” ungkapnya.

Ketua RT 13, Ahmad Yani menyebut laporan sebenarnya sudah diterima sejak pagi. Namun baru ramai pada siang hari, setelah warga mengetahui temuan tersebut. “Warnanya kekuningan dan sudah berkarat. Kami langsung laporkan ke pihak terkait,” katanya.

Ia juga menyebut rumah tersebut merupakan kepemilikan tangan kedua dan sudah ditempati cukup lama. Jadi, asal-usul benda tersebut belum diketahui.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman terkait riwayat penghuni rumah untuk mengungkap asal-usul mortir tersebut. Sementara itu, dari hasil penyisiran di lokasi, tidak ditemukan benda mencurigakan lainnya. (lan/az/dye)

Editor : Arief
#kampung arab #granat #kalimantan selatan #banjarmasin