Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pasutri di Desa Tanta Hulu Kembali Harmonis Setelah Didamaikan Polisi, Berawal dari Istri Curigai Suaminya Punya Selingkuhan

Ibnu Dwi Wahyudi • Kamis, 9 April 2026 | 15:11 WIB
DAMAI:SF dan HS, pasangan suami istri yang berhasil didamaikan anggota Polsek Tanta. (Foto : Polres Tabalong /Radar Banjarmasin)
DAMAI:SF dan HS, pasangan suami istri yang berhasil didamaikan anggota Polsek Tanta. (Foto : Polres Tabalong /Radar Banjarmasin)

TANJUNG - Cekcok pasangan suami istri (pasutri) di Desa Tanta Hulu, Kabupaten Tabalong tak kunjung berkesudahan.

Diduga, karena ada isu perselingkuhan, upaya warga dan keluarga mendamaikan pasutri tersebut selalu gagal.

Menindaklanjuti hal ini, petugas Polsek Tanta akhirnya turun tangan. 

Dengan pendekatan humanis, petugas Polsek Tanta mencoba mendamaikan pasutri tersebut dengan metode problem solving. 

Alhasil, prahara rumah tangga yang pelik itu bisa diselesaikan petugas Polsek Tanta, Kamis (09/04/2026).

Pasangan pasutri tersebut kini saling bermaafan dan kembali harmonis seperti sebelum terjadi percekcokan. 

Perselisihan muncul karena seorang wanita berinisial SF (36) mencurigai suaminya HS (41) selingkuh, namun tidak ada bukti yang menguatkan hingga sering terjadi cekcok.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo mengatakan saat proses problem solving, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan melalui mediasi.

"Kedua pihak berkomitmen saling menghargai dan tidak mengulangi perbuatan yang dapat memicu konflik, baik berupa tindakan kekerasan maupun perselingkuhan," katanya.

Apabila di kemudian hari salah satu pihak melanggar perjanjian, maka keduanya bersedia untuk menempuh jalan perpisahan atau perceraian.

HS juga menyatakan kesediaannya untuk tetap memberikan nafkah kepada anak.

"Kedua belah pihak juga sepakat bahwa setiap perselisihan yang mungkin terjadi di kemudian hari akan diselesaikan secara baik-baik tanpa melibatkan pihak ketiga," ujarnya.

Heri mengharapkan hasil problem solving dapat menjadi solusi terbaik bagi kedua belah pihak, serta menjaga keharmonisan lingkungan masyarakat sekitar. 

Editor : Sutrisno
#problem solving #isu perselingkuhan #Polres Tabalong #Kabupaten Tabalong #pasangan suami istri