BANJARMASIN - Plafon ruang Kepala SDN Telaga Biru 9 Banjarmasin sempat dilaporkan ambruk tepat sepekan yang lalu.
Diketahui, plafon tersebut baru berusia sekitar tiga bulan, pasca masuk proyek rehabilitasi yang dikerjakan sekitar akhir Desember 2025 lalu.
Salah satu guru, Nor Chalida mengatakan, SDN Telaga Biru 9 memang sempat mendapat rehabilitasi pada beberapa bagian saat itu.
Pengerjaan bukan hanya pada plafon ruang kepala sekolah yang sempat ambruk, tetapi juga ruang guru pengajar dan sejumlah kelas untuk siswa. Selain itu, juga terdapat lantai dan bagian atap gedung sekolah.
“Kami tidak menyangka, plafon ini baru dikerjakan akhir tahun kemarin bersama beberapa bagain sekolah lainnya,” ujarnya. Selasa (7/4/2026).
Sebelum mendapat rehabilitasi, ia mengakui kondisi sekolah memang kurang layak. Terdapat plafon yang bolong, lantai sekolah yang miring karena usia sekolah yang dinilai cukup lama.
Chalida menyebut, pihak sekolah mamang tidak terlibat langsung dalam proyek rehabilitasi. Seluruhnya langsung difasilitasi oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin.
Kejadian plafon ambruk tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 Wita. Selasa (31/3/2026). Saat itu, kondisi sekolah masih sepi dan hanya ada penjaga sekolah yang kebetulan sedang bersih-bersih.
“Penjaga mendengar suara keras, setelah pintu dibuka ternyata seluruh plafon di ruang kepala sekolah sudah dalam kondisi ambruk,” tambah Chalida.
Pihaknya pun langsung melaporkan kondisi ini ke Disdik Banjarmasin. Sedangkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin mengevakuasi material ambruk.
Berdasarkan laporan BPBD, plafon saat itu mengalami kerusakan serius. Sejumlah alat di ruangan sempat tertimpa reruntuhan material plafon.
Dugaan sementara, struktur plafon tidak mampu menahan beban. “Penyangga bagian atasnya sudah tidak mampu menahan beban,” tulis BPBD Banjarmasin melalui akun instagram resminya.
Pantauan di lokasi, terdapat tukang bangunan yang sedang melakukan perbaikan. Senada, tukang juga menduga sturuktur penyangga plafon tersebut kurang atau tidak proporsional untuk menahan beban.
“Saat mengerjakan ruangannya memang sudah bersih, cuman sempat melihat struktur sisanya. Sepertinya kurang penyangganya,” tuturnya.
Disdik Banjarmasin menyebut, perbaikan plafon langsung dilakukan. Ia menegaskan tidak ada korban dalam insiden ini. “Harusnya hari ini atai besok sudah selesai,” sebutnya belum lama tadi.
Dikonfirmasi ulang terkait proyek rehabilitasi tersebut Kadisdik Banjarmasin, Ryan Utama tak memberikan jawaban. Pesan yang ditinggalkan hanya dibaca.
Editor : M Oscar Fraby