Api Nyaris Lahap Permukiman Padat di Desa Rantawan Amuntai, Satu Rumah Terdampak

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Selasa, 7 April 2026 | 09:26 WIB
MUSIBAH:Rumah yang hangus terbakar di permukiman padat Desa Rantawan, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU, Senin (6/4/2026).(Foto:Istimewa/Radar Banjarmasin)
MUSIBAH:Rumah yang hangus terbakar di permukiman padat Desa Rantawan, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU, Senin (6/4/2026) malam.(Foto:Istimewa/Radar Banjarmasin)

AMUNTAI – Kebakaran nyaris melanda permukiman padat penduduk di Desa Rantawan RT 2, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (6/4/2026) sekitar pukul 23.40 Wita.

Beruntung, respons cepat petugas pemadam kebakaran dan relawan berhasil mencegah api meluas.

Peristiwa tersebut hanya menghanguskan sebagian bangunan rumah milik Abdul Khair. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Data sementara mencatat satu kepala keluarga dengan empat jiwa terdampak.

Baca Juga: Indeks Digital Kalsel 2025: Sering Pakai Internet, Tapi Belum Jadi Penghasilan

Kepala Satpol PP dan Damkar HSU, Asikin Noor melalui anggota Damkar HSU, Edy Saputra menjelaskan bagian rumah yang terbakar hanya dinding ruang tamu.

Api tidak sempat membesar karena warga sekitar masih beraktivitas di luar rumah saat kejadian.

“Warga yang sedang berkumpul di gardu langsung mengetahui kejadian dan sigap membantu melakukan pemadaman awal sebelum petugas datang,” ujar Edy, Selasa (7/4/2026). 

Baca Juga: Sungai Dangkal, Saka Permai Langganan Tergenang

Ia juga menyampaikan apresiasi atas peran aktif masyarakat dan relawan pemadam yang bergerak cepat ke lokasi, sehingga kebakaran dapat dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan lain di kawasan padat tersebut.

Edy mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan kompor dalam kondisi aman sebelum tidur atau meninggalkan rumah.

Editor : Fauzan Ridhani
Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara pemadam kebakaran Kebakaran hangus terbakar