BARABAI – Hasil observasi kejiwaan terhadap terduga pelaku pembacokan pasangan suami istri di Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), mulai terungkap.
Direktur Rumah Sakit Haji Damanhuri (RSHD) Barabai, dr Nanda Sujud Andi Yudha Utama menyatakan pelaku berinisial AR (52) mengalami gangguan jiwa berat.
“Namun masih fase awal, peluang sembuh cukup besar jika diobati secara rutin dan tepat,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Saat ini, AR masih menjalani penanganan intensif di RSHD Barabai. Sementara itu, pihak Kepolisian masih menunggu hasil resmi rekam medis kejiwaan sebagai dasar langkah hukum selanjutnya.
Kasubsi Pengelola Informasi dan Dokumentasi Polres HST, Aipda M Husaini menyebut penyidik belum dapat mengambil keputusan sebelum dokumen medis lengkap diterima.
“Saat ini kami masih menunggu hasil rekam medis dari rumah sakit,” jelasnya.
Sebelumnya, warga Haruyan digegerkan oleh aksi pembacokan terhadap pasangan suami istri di Desa Mangunang Seberang, Selasa (3/3/2026).
Peristiwa terjadi di kebun tomat milik korban. Saat itu, pelaku tiba-tiba datang dan langsung menyerang menggunakan senjata tajam tanpa banyak bicara.
Korban perempuan mengalami luka serius di bagian tangan. Sang suami yang berusaha menolong pun ikut menjadi korban serangan.
Keduanya kemudian dievakuasi ke IGD untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini, kondisi korban dilaporkan mulai membaik.
Kasus ini masih dalam penanganan aparat kepolisian sambil menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan pelaku secara resmi.
Editor : Eddy Hardiyanto