BANJARMASIN – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin di Jalan Duyung Raya, Kompleks Lumba-lumba, Banjarmasin Barat, didatangi tim Kejaksaan Agung (Kejagung), Selasa (31/3) sore.
Pantauan di lokasi, sejumlah kendaraan berlogo Kejaksaan terparkir di halaman kantor. Personel TNI berseragam tampak berjaga di pos dan teras, sementara beberapa aparat berpakaian sipil berada di sekitar pintu masuk. Meski demikian, suasana relatif tenang tanpa aktivitas mencolok.
Upaya konfirmasi kepada pejabat KSOP Banjarmasin belum membuahkan hasil. Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan, Yuniarsono, belum mau memberikan keterangan perihal penggeledahan tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kedatangan tim Kejagung berkaitan dengan kasus yang melibatkan mantan Kepala KSOP Banjarmasin beberapa tahun lalu. Sumber internal menuturkan, tim masih dalam tahap pengumpulan data dan permintaan dokumen, belum melakukan pemeriksaan maupun penggeledahan intensif.
Di Jakarta, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Syarief Sulaeman Nahdi, membenarkan adanya penggeledahan di KSOP Banjarmasin, Kalimantan Selatan, serta KSOP Palangkaraya, Kalimantan Tengah. “Benar, penggeledahan dilakukan di Kalsel dan Kalteng,” ujarnya, Rabu (1/4).
Syarief menjelaskan, penggeledahan berlangsung sejak siang hingga malam hari. Penyidik menyita dokumen pelayaran dari kapal milik taipan Samin Tan, tersangka kasus korupsi tambang ilegal. Kapal-kapal tersebut diduga digunakan sebagai sarana ekspor hasil tambang ilegal yang dilakukan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) sejak 2017 hingga 2025. “Yang disita dokumen-dokumen pelayaran terkait perusahaan tersangka dan barang bukti elektronik,” jelasnya.
Sebelumnya, Kejagung menetapkan Samin Tan sebagai tersangka kasus korupsi pengelolaan tambang ilegal di Kalimantan Tengah periode 2016–2025. Sebagai beneficial owner AKT, ia diduga tetap melakukan penambangan dan penjualan batubara secara ilegal selama 2017–2025 dengan melawan hukum.
Editor: Oscar Fraby
Editor : AriefSumber : RADAR BANJARMASIN edisi cetak