TANJUNG - Proses seleksi administrasi awal penerimaan anggota Polri melalui Polres Tabalong digelar di aula Mapolres Tabalong, Rabu (1/4/2026).
Ada sebanyak 44 orang remaja yang mendaftarkan diri. Namun, diantara mereka ada satu orang yang mengundurkan diri.
"Jumlah pendaftar di Polres Tabalong baik dari jalur taruna akpol, bintara PTU SPKT, Bakumsus maupun tamtama Polri 2026 sebanyak 44 peserta dan 1 orang calon Polwan tidak hadir," kata Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas, Iptu Heri Siswoyo.
Ia merincikan pendaftar taruna satu orang, PTU sebanyak 30 orang, bintara intel 3 orang, tamtama 1 orang, dan Polwan sebanyak 9 orang, dikurangi satu yang mengundurkan diri, menjasi 8 orang.
Proses pemeriksaan administrasi dipimpin Kabag SDM, Kompol Slamet Hari Wahyudi didampingi Kasubagwatpers, Iptu Sardi Abdul Karim.
Seleksi juga menghadirkan Disdukcapil Tabalong dan Disdikbud Tabalong yang juga diperkenankan memeriksa berkas peserta seleksi.
"Seluruh rangkaian seleksi dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH), serta diawasi secara ketat oleh pengawas internal maupun eksternal guna mencegah terjadinya kecurangan," jelasnya.
Ia menegaskan seleksi juga mengedepankan prinsip kehati-hatian serta ketelitian dalam setiap tahapan pemeriksaan berkas calon peserta.
Salah seorang peserta seleksi, Nensi (18) mengatakan ketertarikannya mendaftar sebagai anggota Polri. "Masuk polwan karena sejak kecil cita-cita saya mau menjadi polisi," terangnya.
Editor : Fauzan Ridhani