Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Meluap Saat Dini Hari, Kini Banjir di Kabupaten Tapin Mulai Surut

Rasidi Fadli • Selasa, 31 Maret 2026 | 14:03 WIB

SEMPAT MELUAP:Beberapa rumah di Kelurahan Tambarangan dan Desa Banua Padang terendam banjir, beberapa waktu lalu.
SEMPAT MELUAP:Beberapa rumah di Kelurahan Tambarangan dan Desa Banua Padang terendam banjir, beberapa waktu lalu.

RANTAU – Banjir yang sempat merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Tapin mulai berangsur surut, Selasa (31/3/2026).

Meski demikian, aktivitas masyarakat di beberapa titik masih terganggu akibat genangan air yang tersisa.

Kepala Pelaksana BPBD Tapin, Muhammad Nor mengungkapkan berdasarkan hasil groundcheck yang dilakukan pihaknya pada pukul 10.00-11.25 Wita, terdapat dua lokasi terdampak. Yakni,  Kelurahan Tambarangan dan Desa Banua Padang.

Di Kelurahan Tambarangan, sekitar 18 kepala keluarga atau 72 jiwa terdampak. Air sungai dilaporkan mulai meningkat sejak pukul 02.00 Wita dini hari sebelum akhirnya berangsur turun secara signifikan.

“Namun, saat pengecekan di lapangan, masih ada beberapa rumah warga yang tergenangi air,” ujarnya.

Genangan tersebut berdampak pada aktivitas warga. Sejumlah halaman rumah masih terendam, sehingga mobilitas masyarakat belum sepenuhnya normal.

Sementara itu, di Desa Banua Padang, genangan air terjadi akibat tersumbatnya drainase pembuangan.

Meski hanya berdampak pada dua kepala keluarga atau sembilan jiwa, kondisi ini menyebabkan air sulit surut.

“Untuk saat ini air sudah mulai mengalami penurunan, namun masih menggenangi halaman warga dengan ketinggian sekitar 10-15 cm,” jelasnya.

BPBD Tapin bersama tim terkait terus melakukan pemantauan debit air, serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kondisi tetap terkendali.

"Namun masyarakat tetap diimbau waspada terhadap potensi kenaikan debit air, terutama jika curah hujan kembali meningkat," jelasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#BPBD Tapin #kabupaten tapin #Rantau #genangan air #mulai surut