Relawan Bantu Evakuasi Pengendara di Bitahan Baru, Banjir Masih Genangi Jalan

Arif Subekti • Dipublikasikan Selasa, 31 Maret 2026 | 07:52 WIB
EVAKUASI: Para relawan mengangkat kendaraan menggunakan mobil dobel Kabil. Sebelumnya mereka bersama-sama mengangkat secara manual.
Foto Rasidi Fadli 
EVAKUASI: Para relawan mengangkat kendaraan menggunakan mobil dobel Kabil. Sebelumnya mereka bersama-sama mengangkat secara manual. Foto Rasidi Fadli 

 

RANTAU – Banjir yang merendam ruas jalan menuju Desa Bitahan Baru, Kecamatan Lokpaikat, Senin (30/3/2026) sore, membuat arus lalu lintas terganggu. 

Sejumlah pengendara terpaksa dibantu relawan untuk bisa melintas di tengah genangan air.

Relawan dari BPK Baramban, bersama warga setempat turun langsung ke lokasi untuk membantu pengendara, baik roda dua, yang kesulitan melewati jalan tersebut.

Dody, salah satu relawan, mengatakan pihaknya bergerak cepat membantu pengguna jalan dari dua arah, yakni dari Rantau menuju Baramban maupun sebaliknya.

“Kami selaku warga membantu pengendara yang ingin melintas, baik dari arah Rantau ke Baramban atau sebaliknya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada awalnya proses evakuasi dilakukan secara manual. Para relawan bahu-membahu mengangkat kendaraan, terutama sepeda motor, agar bisa melewati titik genangan yang cukup dalam.

“Sebelum ada mobil dobel kabin dari pihak perusahaan, kami angkat dulu secara manual bersama-sama,” katanya.

Kondisi kemudian sedikit terbantu setelah kendaraan dobel kabin dari pihak perusahaan tiba di lokasi. Kendaraan tersebut digunakan untuk membantu proses evakuasi, baik mengangkut kendaraan maupun membantu warga menyeberang.

“Kemudian datang dobel kabin, kendaraan serta orangnya yang diangkat,” tambahnya.

Meski demikian, hingga sore hari genangan air di ruas jalan tersebut masih belum surut sepenuhnya, sehingga pengendara tetap diminta berhati-hati saat melintas.

Warga berharap ada penanganan serius, terutama terkait sistem drainase di kawasan tersebut, agar banjir tidak terus berulang setiap kali hujan deras mengguyur wilayah pegunungan.

Editor : Arif Subekti
Banjir Tapin evakuasi Arus