Korban diketahui merupakan wakar kapal dan warga Jalan Bahagia, Teluk Tiram.
Insiden diduga dipicu kebocoran gas saat korban merebus air di dapur kapal. Api tiba-tiba menyembur dan dengan cepat membesar.
Posisi dapur yang berada di bagian bawah kapal membuat korban kesulitan menyelamatkan diri. Akibatnya, ia mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh, terutama wajah.
“Ceritanya seperti itu. Saya dapat kabar dari istri korban, lalu langsung ke rumah sakit,” ujar Isnawati (25), keponakan korban, saat ditemui di RS TPT dr Soeharsono.
Korban segera dievakuasi relawan emergency dari Tim Gamer Yuka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Luka bakar di wajah dan beberapa bagian tubuh. Kondisinya masih sadar dan sedang ditangani medis,” tambah Isnawati.
Sementara itu, petugas dari Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan bersama Satpolairud Polresta Banjarmasin telah mendatangi rumah sakit.
Mereka meminta keterangan dari korban, keluarga, dan saksi untuk memastikan penyebab pasti kejadian.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam penggunaan gas di ruang terbatas seperti kapal, guna mencegah insiden serupa terulang. (*)
Editor : M. Ramli Arisno