Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Warga Amuntai Hilang di Hutan, Perahu Ditemukan Tanpa Pemilik

M Akbar Radar Banjarmasin • Jumat, 20 Maret 2026 | 12:45 WIB

PENCARIAN: Anggota Damkar HSU dan relawan melakukan pencarian terhadap korban yang diduga hilang saat mencari kayu di hutan. (Foto: Istimewa/Radar Banjarmasin)
PENCARIAN: Anggota Damkar HSU dan relawan melakukan pencarian terhadap korban yang diduga hilang saat mencari kayu di hutan. (Foto: Istimewa/Radar Banjarmasin)

AMUNTAI - Seorang warga dilaporkan hilang setelah pergi ke hutan untuk mencari kayu turus ubi sejak Rabu siang (18/3).

Hingga kini, korban bernama Murni bin Mukri belum kembali, sementara perahunya ditemukan terparkir di sebuah pondok di kawasan hutan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Murni merupakan warga Desa Harusan RT 3 Seberang, Kecamatan Amuntai Tengah.

Namun, dalam identitas KTP tercatat sebagai warga Desa Harusan Telaga RT 4, Kecamatan Amuntai Selatan. Korban berangkat seorang diri ke hutan, tetapi hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.

Tim relawan yang terdiri dari warga Desa Harusan, Kayakah, dan Tampakang telah melakukan pencarian sejak laporan diterima.

Mereka menyisir area hutan dan perairan di sekitar lokasi ditemukannya perahu korban. Meski demikian, korban belum berhasil ditemukan.

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar HSU Asikin Noor melalui Anggota Damkar HSU Edy Saputra menyampaikan, perahu milik korban telah ditemukan di sekitar pondok di dalam hutan, namun korban belum berada di lokasi tersebut.

Tim gabungan saat ini terus melakukan penyisiran dengan menyasar area perairan dan hutan di sekitar titik penemuan.

“Untuk menuju lokasi, tim harus menggunakan ces (perahu kecil mesin tempel) atau jukung kecil dengan waktu tempuh sekitar satu hingga satu setengah jam dari desa,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pencarian akan terus dilanjutkan dengan memperluas jangkauan, termasuk kemungkinan penggunaan speedboat untuk mempercepat mobilisasi tim di lapangan.

Diketahui, korban memiliki riwayat penyakit berupa gangguan lambung dan asam urat tinggi, yang dikhawatirkan dapat memengaruhi kondisi fisiknya selama berada di hutan.

Posko pencarian dipusatkan di Desa Harusan RT 3 Seberang sebagai titik kumpul relawan. Warga berharap korban segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Editor : Arif Subekti
#perahu #Amuntai #Tenggelam #Hulu Sungai Utara