Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ada Bekas Luka Tapi Keluarga Menolak Dioutopsi, Lansia Mengapung di Sungai Martapura

Maulana Radar Banjarmasin • Kamis, 19 Maret 2026 | 11:37 WIB

Ilustrasi meninggal
Ilustrasi meninggal

BANJARMASIN - Warga kawasan Pelabuhan Basirih, Kelurahan Mantuil, Banjarmasin Selatan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di aliran Sungai Martapura, Rabu (18/3) sekitar pukul 11.30 Wita.

Korban diketahui bernama Samsuri (76), warga Kompleks Wengga Jalur I. Penemuan ini langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polresta Banjarmasin bersama tim SAR.

Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Dading Kalbu Adie mengatakan laporan pertama diterima dari warga yang melihat jasad mengapung dan hanyut di sungai. “Begitu menerima laporan, anggota langsung bergerak ke lokasi bersama tim SAR untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.

Peristiwa ini pertama kali diketahui dua saksi, Rian Samla (62) dan Saiful Anwar (29). Awalnya, mereka melihat benda mencurigakan mengapung di sungai. Setelah didekati, ternyata sesosok tubuh manusia.

Keduanya segera melaporkan temuan tersebut ke polisi. Saat ditemukan, jasad korban terlihat hanyut mengarah ke kawasan PT Intan Wijaya Internasional.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah dan membawanya ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk dilakukan visum.

Dari hasil pemeriksaan luar, korban diperkirakan telah meninggal sekitar dua hari sebelum ditemukan. Tim medis juga menemukan luka di bawah mata kanan korban. Namun, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan. Dugaan sementara, korban masih dalam kondisi sadar saat tercebur ke air sebelum akhirnya kehilangan kesadaran.

Polisi sempat menyarankan autopsi untuk memastikan penyebab kematian. Namun, pihak keluarga menolak, dan telah membuat surat pernyataan resmi. 

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#kalimantan selatan #kota banjarmasin #orang meninggal #Tenggelam