AMUNTAI – Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik jalan yang minim penerangan.
Hal itu disebabkan beberapa ruas jalan utama di wilayah Kabupaten HSU, ditemukan minim penerangan.
Pemetaan juga berjuang untuk mengantisipasi potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas dan gangguan keamanan pada masa arus mudik.
Hasil temuan pemetaan akan dikoordinasikan perbaikannya dengan instansi terkait di Kabupaten HSU maupun rana dinas terkait tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Pengecekan Sarana Penerangan Jalan Umum (PJU) dilaksanakan pada malam hari Senin (9/3/2026) dan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres HSU Iptu Tri Widodo Setiawan.
Kegiatan ini menyasar ruas jalan nasional yang menjadi jalur utama transportasi di wilayah Kabupaten HSU.
Dari hasil pantauan lapangan, petugas menemukan beberapa titik jalan dengan kondisi minim penerangan.
Adapun jalur tersebut diantaranya, Jalan Amuntai–Kelua, Desa Tayur, dengan area sekitar 500 meter yang minim cahaya menuju perbatasan Kabupaten Tabalong.
Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Desa Tapus Dalam menuju kawasan Danau Cermin, dengan panjang sekitar 2 kilometer yang kurang penerangan.
Berikutnya lanjut Asep, Jalan Brigjen H. Hasan Basri, wilayah Desa Sungai Kuini menuju Jembatan Lingkung, ditemukan sekitar 800 meter jalan gelap tanpa PJU.
Serta Desa Banyu Tajun Hulu, terdapat sekitar 1 kilometer jalan yang belum dilengkapi fasilitas penerangan
Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto melalui Kasi Humas Polres HSU Iptu Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah antisipasi jelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Menurutnya, penerangan jalan menjadi faktor penting dalam mencegah kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminalitas, terutama saat volume kendaraan meningkat pada masa arus mudik.
"Penerangan jalan merupakan faktor krusial dalam mendukung keamanan dan keselamatan pengguna jalan. Kami tidak ingin mengambil risiko terkait keselamatan masyarakat, khususnya saat arus mudik Lebaran nanti," ujarnya, Selasa (10/2/2026).
Ia menambahkan, data hasil temuan di lapangan akan segera dikoordinasikan dengan instansi terkait agar dilakukan perbaikan secepat mungkin.
"Kami berharap pihak terkait dapat segera merespons hasil pendataan ini agar jalur mudik di HSU terang dan aman dilalui," tambahnya.
Editor : Arif Subekti