AMUNTAI - Untuk memastikan disiplin personel serta mencegah potensi penyalahgunaan senjata api, Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar pengecekan senjata api dinas secara serentak di halaman Mapolres HSU.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto dan didampingi Wakapolres HSU Kompol Sony L. Gaol.
Seluruh personel yang memegang senjata api dinas diwajibkan mengikuti pemeriksaan guna memastikan kelengkapan administrasi, kondisi fisik senjata, serta kesesuaian penggunaan dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam kegiatan itu, petugas melakukan pengecekan terhadap jenis dan nomor seri senjata api, masa berlaku izin pemegang senjata, serta kondisi amunisi yang dimiliki personel.
Pemeriksaan juga mencakup kebersihan dan kelayakan senjata untuk memastikan senjata api tersebut tetap dalam kondisi aman dan siap digunakan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto melalui Pelaksana Sementara (Ps) Kasi Humas Polres HSU Iptu Asep mengatakan bahwa pengecekan tersebut merupakan langkah rutin yang dilakukan untuk meningkatkan pengawasan internal sekaligus memastikan setiap personel mematuhi prosedur penggunaan senjata api dinas.
Menurutnya, senjata api merupakan perlengkapan dinas yang penggunaannya diatur secara ketat sehingga setiap personel yang memegangnya harus memiliki tanggung jawab tinggi serta memahami aturan yang berlaku.
“Personel pemegang senjata api dinas diingatkan agar menggunakannya secara bertanggung jawab, sesuai prosedur, dan hanya untuk kepentingan pelaksanaan tugas,” ujar Iptu Asep, Selasa (10/3/2026).
Ia menambahkan, kegiatan pengecekan juga bertujuan mengantisipasi potensi pelanggaran disiplin maupun penyalahgunaan senjata api oleh personel, sekaligus memastikan seluruh administrasi kepemilikan senjata dinas tetap tertib.
Selain itu, Kapolres juga mengingatkan kepada seluruh anggota agar selalu menjaga keamanan senjata api yang dipegang, termasuk saat menyimpan maupun membawanya ketika bertugas.
“Setiap personel harus memahami bahwa senjata api bukan sekadar perlengkapan dinas, tetapi juga memiliki risiko tinggi apabila tidak digunakan secara benar. Karena itu diperlukan kedisiplinan dan tanggung jawab penuh,” tambahnya.
Editor : Arif Subekti