Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tawuran Sarung Berawal dari Chat HP, Kasat Reskrim Shoqif Minta Orang Tua di Kotabaru Rutin Periksa Ponsel Anak

Jumain Radar Banjarmasin • Minggu, 8 Maret 2026 | 15:16 WIB

MENJELASKAN: Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Shoqif Fabrian Yuwindayasa. Foto: arsip Jumain/ Radar Banjarmasin.
MENJELASKAN: Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Shoqif Fabrian Yuwindayasa. Foto: arsip Jumain/ Radar Banjarmasin.

KOTABARU- Fenomena tawuran sarung dan balap liar yang marak belakangan ini di Kotabaru ternyata berawal dari jempol di layar ponsel.

Satreskrim Polres Kotabaru menemukan fakta bahwa para remaja saling mengundang dan merencanakan aksi saling serang melalui aplikasi pesan singkat di jam-jam rawan menjelang sahur.

Menyikapi hal ini, Kasat Reskrim Polres Kotabaru, AKP Shoqif Fabrian Yuwindayasa, mengeluarkan peringatan keras bagi para orang tua.

Menurutnya, ponsel yang dibelikan orang tua seharusnya diawasi ketat penggunaannya, bukan justru menjadi alat untuk memicu kriminalitas jalanan.

"Pada kejadian beberapa malam lalu, mereka kami amankan saat sedang saling serang pesan lewat HP. Mirisnya, HP itu dibelikan orang tua, tapi disalahgunakan untuk janjian tawuran di jam 1 atau jam 2 dini hari. Kami minta orang tua rutin memeriksa HP anak-anaknya," tegas AKP Shoqif kepada Radar Banjarmasin, Minggu (8/3).

Polres Kotabaru menegaskan bahwa pengawasan orang tua adalah kunci utama. Jangan sampai orang tua merasa sudah memberikan fasilitas namun abai terhadap apa yang dilakukan anak di luar rumah, terutama jika anak belum pulang hingga lewat pukul 21.00 WITA.

"Jangan apatis dan jangan mau tidak tahu siapa kawan-kawan anak kita. Kalau sudah terjadi kejadian, baru lapor dan mediasi, itu sudah terlambat. Jadilah polisi untuk diri sendiri dan keluarga," tambahnya.

Meski saat ini kepolisian masih mengedepankan pembinaan dan pemanggilan orang tua, AKP Shoqif memberikan sinyal bahwa tindakan tegas sesuai prosedur hukum tetap menanti bagi mereka yang terus berulang kali melanggar.

Motor-motor yang tidak standar (knalpot brong) pun dipastikan tidak akan dilepas sebelum dikembalikan ke kondisi standar.

Terlahir Kasat menghimbau agar masyarakat terus memanfaatkan Call Center 110 jika melihat adanya pergerakan remaja yang mencurigakan di wilayahnya.

Editor : Arif Subekti
#Kotabaru #tawuran #perang #Balap Liar #sarung