Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Autopsi Ungkap Penyebab Kematian Pria di Pangkas Rambut Landasan Ulin, Polisi Pastikan Bukan Akibat Kekerasan

Sheilla Farazela • Minggu, 8 Maret 2026 | 13:34 WIB

pihak kepolisian saat melakukan olah TKP penemuan mayat di Landasan Ulin Utara baru-baru tadi (humas polres Banjarbaru untuk Radar Banjarmasin)
pihak kepolisian saat melakukan olah TKP penemuan mayat di Landasan Ulin Utara baru-baru tadi (humas polres Banjarbaru untuk Radar Banjarmasin)

BANJARBARU – Kepolisian Sektor (Polsek) Liang Anggang mengungkap penyebab kematian seorang pria berinisial AAP (33) yang ditemukan meninggal dunia di sebuah gerai pangkas rambut di Jalan Sukamara, Kelurahan Landasan Ulin Utara, beberapa waktu lalu.

Hasil autopsi yang dilakukan di RSUD Ulin Banjarmasin memastikan korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya, bukan karena tindak kekerasan.

Kanit Reskrim Polsek Liang Anggang, Iptu Isman Riskadany, mengatakan dari hasil pemeriksaan forensik ditemukan sejumlah luka pada bagian kepala korban. Di antaranya luka di dahi dan pelipis yang diduga akibat benturan, serta luka memar di bagian belakang kepala hingga ubun-ubun.

“Dari hasil autopsi didapati adanya luka di dahi dan pelipis karena benturan. Kemudian juga terdapat luka memar di bagian belakang kepala sampai ubun-ubun yang diduga akibat benturan,” ujarnya.

Selain itu, tim forensik juga menemukan indikasi korban sempat mengonsumsi cairan bersifat basa yang menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan.

“Kemudian diduga korban mengonsumsi sesuatu cairan yang bersifat dasar yang mengakibatkan iritasi kemerahan dari pangkal tenggorokan sampai batang tenggorokan,” tambahnya.

Lebih lanjut, pemeriksaan juga menemukan adanya penyempitan pada jantung korban. Kondisi tersebut diduga memicu gejala stroke yang berujung pada kematian.

Hal itu diperkuat dengan temuan pendarahan pada otak bagian dalam sebelah kiri serta pada penampang batang otak korban.

Isman menegaskan, luka pada dahi korban bukanlah penyebab utama kematian. Luka tersebut diduga terjadi akibat benturan setelah korban mengalami serangan stroke.

“Penyebab kematiannya adalah gejala stroke yang mengakibatkan pembuluh darah di bagian kepala mengalami pendarahan,” jelasnya.

Korban diketahui merupakan warga Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan masih berusia relatif muda, yakni 33 tahun.

Polisi pun memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana dalam kasus tersebut.

“Jadi penyebab kematian disebabkan penyakit yang diidap korban, bukan karena penyebab tidak wajar seperti adanya kekerasan oleh orang lain,” tegasnya.

Sebelumnya, warga Jalan Sukamara, Kelurahan Landasan Ulin Utara sempat digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam gerai pangkas rambut pada Rabu (4/3/2026) malam. Penemuan itu sempat membuat warga sekitar berdatangan dan memadati lokasi kejadian.

Editor : Arif Subekti
#Utara #kematian #banjarbaru #landasan #autopsi #Ulin