Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kapal Dihantam Gelombang, Dua Nelayan Tabunganen Batola Terdampar di Pantai Batu Lima Tanah Laut

Norsalim Yahya • Kamis, 5 Maret 2026 | 14:49 WIB

EVAKUASI : Dua nelayan asal Kecamatan Tabunganen, Batola Anang Ali (56) dan Adnan ketika ditolong warga usai kapalnya dihantam ombak. (Foto : Zainuddin untuk Radar Banjarmasin)
EVAKUASI : Dua nelayan asal Kecamatan Tabunganen, Batola Anang Ali (56) dan Adnan ketika ditolong warga usai kapalnya dihantam ombak. (Foto : Zainuddin untuk Radar Banjarmasin)
TAKISUNG - Dua nelayan asal Kecamatan Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala (Batola), terdampar di Pantai Batu Lima, Desa Kuala Tambangan, Kecamatan Takisung, Tanah Laut, Kamis (5/3/2026).

Keduanya adalah Anang Ali (56) dan Adnan (46). Mereka terdampar setelah kapal kecil yang digunakan dihantam gelombang tinggi di perairan Batu Lima sekitar pukul 10.00 Wita.

Kepala Desa Kuala Tambangan, H Zainuddin, mengatakan kedua nelayan tersebut sebelumnya mencari ikan di perairan Batakan selama sekitar satu pekan.

Saat hendak pulang menuju Tabunganen, kapal mereka dihantam gelombang hingga terbalik.

“Mereka sudah sekitar seminggu mencari ikan di Batakan. Saat perjalanan pulang, kapal dihantam gelombang besar hingga terbalik,” ujarnya.

Sebagian besar barang bawaan mereka hanyut. Namun keduanya berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke pantai dan kemudian dibantu warga setempat.

Menurut Zainudin, kapal nelayan tersebut sudah ditemukan, namun masih dalam kondisi terbalik sehingga belum dapat dievakuasi.

Saat ini Anang Ali dan Adnan berada di Kantor Desa Kuala Tambangan untuk beristirahat sambil menunggu kapal yang akan membawa mereka kembali ke Tabunganen.

Editor : Sutrisno
#Tanah Laut #Pelaihari