BATOLA – Aksi kriminal pelecehan seksual mencoreng keamanan di kawasan Jembatan Barito. Seorang pelajar perempuan berusia 16 tahun menjadi korban begal payudara saat melintas di atas jembatan tersebut, Selasa (3/3) malam, bertepatan dengan waktu salat tarawih.
Korban berinisial HS (16), pelajar asal Anjir Pasar KM 18, Kecamatan Anjir Pasar, menceritakan pelaku mengendarai sepeda motor matik berwarna hitam. Ciri-ciri pelaku berperawakan kurus, tidak mengenakan helm, memakai peci, serta menutupi wajah dengan masker.
“Kejadiannya sangat cepat. Setelah meraba dada saya, pelaku langsung tancap gas. Saya sempat berteriak dan masih ingat jenis motornya,” ungkap HS, Rabu (4/3).
Malam itu, HS baru saja pulang dari acara buka puasa bersama. Usai mengantar temannya ke kawasan Siring Patung Bekantan, ia melanjutkan perjalanan pulang dalam kondisi hujan gerimis dan jalanan sepi. Saat hendak menaiki Jembatan Barito, pelaku tiba-tiba muncul dari belakang, mendekat, lalu melakukan aksi cabul.
Korban berteriak spontan, namun pelaku justru sempat membuntuti. Merasa terancam, HS memacu kendaraannya dan berusaha mencari perlindungan dengan mendekati iring-iringan mobil serta motor di depannya.
“Sesampainya di tengah jembatan ada beberapa kendaraan lain arah Anjir Pasar. Saya mau minta bantuan, tapi masih takut. Sepanjang jalan saya menangis saja sampai tiba di rumah,” tuturnya.
Kapolsek Anjir Muara, Iptu Aspi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Bahkan ia mengungkap ada beberapa laporan pelecehan serupa di kawasan Jembatan Barito. “Ada dua kejadian yang masuk wilayah Anjir Muara. Laporan terakhir, korban perempuan asal Kapuas menjadi sasaran saat melintas dekat kawasan GIBS,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian meningkatkan patroli di jam-jam rawan. Menurut Aspi, aksi cabul kerap terjadi selepas Magrib, subuh, dan tengah malam. “Kami turunkan personel untuk patroli di waktu rawan. Kami imbau agar perempuan tidak mengendarai motor sendirian di malam hari,” pesannya.
Baca kumpulan berita terpopuler RADAR BANJARMASIN di Google News. Klik di sini
Editor: Oscar Fraby
Editor : Arief