Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pemuda Asal Kabupaten Banjar Tenggelam di Mandin Damar Tanah Bumbu

Zulqarnain RB • Rabu, 4 Maret 2026 | 14:22 WIB

EVAKUASI: Petugas kepolisian dan tim gabungan mengevakuasi jasad pemuda yang tenggelam di Air Terjun Mandin Damar di Puskesmas Mantewe, Tanah Bumbu. (Foto: PKJR Tanah Bumbu)
EVAKUASI: Petugas kepolisian dan tim gabungan mengevakuasi jasad pemuda yang tenggelam di Air Terjun Mandin Damar di Puskesmas Mantewe, Tanah Bumbu. (Foto: PKJR Tanah Bumbu)

BATULICIN – Seorang pemuda berinisial JH (27), warga Desa Taibah Raya, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, meninggal dunia setelah tenggelam di objek wisata air terjun Mandin Damar, Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (3/3).

Korban ditemukan tim gabungan setelah dilakukan pencarian selama sekitar tiga jam. Jasad korban akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 22.00 Wita.

Kapolsek Mantewe Iptu Kusnin mengatakan laporan kejadian diterima polisi sekitar pukul 17.00 Wita.

Personel Polsek Mantewe kemudian menuju lokasi dan bergabung dengan tim SAR serta relawan untuk melakukan pencarian.

“Korban ditemukan di sisi pusaran air dengan kedalaman kurang lebih empat meter. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke Puskesmas Mantewe untuk pemeriksaan medis,” kata Kusnin, Rabu (4/3).

Peristiwa itu bermula ketika korban datang ke lokasi wisata bersama tujuh rekannya sekitar pukul 15.00 Wita. Mereka sempat berenang di bawah air terjun sebelum sebagian rombongan, termasuk korban, naik ke atas tebing melalui jalur samping.

Menurutnya, korban sempat diingatkan oleh rekannya agar tidak melompat karena kondisi air yang dalam. Namun korban tetap melompat dari tebing ke arah kolam di bawah air terjun.

Setelah melompat, korban tak kembali muncul ke permukaan sehingga rekan-rekannya segera meminta bantuan kepada petugas.

Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menyimpulkan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan saat aktivitas berenang di lokasi wisata.

Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Editor : Arif Subekti
#Banjar #Tanah Bumbu #pemuda #Tenggelam #batulicin