Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

DP3AP2KB Tala Beri Pendampingan Ibu Hamil yang Viral Memulung di Bati-Bati

Norsalim Yahya • Rabu, 25 Februari 2026 | 13:27 WIB

DIRAWAT : Kepala DP3AP2KB Tanah Laut (Tala) Maria Ulfah ketika membesuk ibu berinisial R asal Kecamatan Bati-Bati yang viral di media sosial setelah mendapat penanganan medis di RSUD Hadji Boejasin. (
DIRAWAT : Kepala DP3AP2KB Tanah Laut (Tala) Maria Ulfah ketika membesuk ibu berinisial R asal Kecamatan Bati-Bati yang viral di media sosial setelah mendapat penanganan medis di RSUD Hadji Boejasin. (

PELAIHARI - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tanah Laut (Tala) memberikan perhatian dan pendampingan kepada seorang ibu di Kecamatan Bati-Bati yang sebelumnya viral di media sosial karena tetap memulung dalam kondisi hamil besar.

Ibu berinisial R tersebut diketahui tinggal bersama tiga anaknya dalam kondisi memprihatinkan. Selain memulung, ia juga berjualan menggunakan sepeda untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.

Kondisi kehamilannya sempat menjadi perhatian masyarakat karena tidak diketahui secara jelas pihak yang bertanggung jawab atas kehamilan tersebut. Menindaklanjuti informasi yang beredar, DP3AP2KB Tala melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) berkoordinasi dengan pihak kecamatan serta Dinas Sosial (Dinsos) Tala.

“Mengetahui hal itu, kami langsung membawa yang bersangkutan ke RSUD Hadji Boejasin untuk mendapatkan penanganan,” ujar Kepala DP3AP2KB Tala, Maria Ulfah, Rabu (25/2/2026).

Maria menjelaskan, proses persalinan yang berlangsung pada Minggu lalu berjalan lancar. R melahirkan seorang bayi laki-laki dalam kondisi selamat.

DP3AP2KB Tala bersama RSUD Hadji Boejasin juga memfasilitasi layanan keluarga berencana berupa Metode Operasi Wanita (MOW), mengingat bayi yang dilahirkan merupakan anak keempat.

“Selain membantu proses persalinan, kami juga memberikan layanan KB MOW serta bantuan berupa paket sembako, susu, dan perlengkapan ibu dan bayi pasca persalinan dan santunan, jelasnya.

Saat ini, ibu dan bayi masih menjalani perawatan di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari di bawah pengawasan tenaga medis.

Maria menambahkan, peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya kolaborasi dan kepedulian bersama dalam memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak dalam kondisi rentan.

“Apabila warga mengetahui, melihat maupun mengalami tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, agar menghubungi Raza Lakas 112,” tutupnya. 

Editor : Arif Subekti
#pemulung #Tanah Laut #Viral #ibu hamil #Pelaihari