Berdasarkan data bencana kejadian yang berhasil dihimpun, tercatat ada delapan kejadian pohon tumbang, dan dua kejadian atap bangunan roboh.
Bencana pohon tumbang terjadi di empat wilayah kecamatan yaitu di Kecamatan Kandangan, Kecamatan Sungai Raya, Kecamatan Padang Batung, dan Kecamatan Loksado.
Di Kecamatan Kandangan terjadi di Desa Jambu Hilir yang terjadi di 3 titik lokasi berbeda.
"Telah terjadi pohon tumbang mengenai kabel telkom dari simpang 4 Jambu Hilir menuju Jembatan Muara Banta," ujar Rudi, Lurah Jambu Hilir, yang mengabarkan salah satu kejadian pohon tumbang di WA grup Info Bencana.
Di Kecamatan Sungai Raya terjadi di Desa Tanah Bangkang.
Di Kecamatan Padang Batung terjadi di Desa Mawangi dengan satu titik lokasi kejadian.
"Ada pohon tumbang di tanjakan jalan Desa Bukuanin," ujar salah satu warga mengabarkan lewat WA grup Emergency.
Di Kecamatan Loksado terjadi di tiga titik lokasi berbeda.
"Di Kecamatan Loksado terjadi tiga kejadian pohon tumbang," ujar salah satu warga mengabarkan lewat WA Grup Emergency.
Sementara itu, selain mengakibatkan pohon tumbang, angin ribut juga menyebabkan beberapa atap bangunan roboh yang terjadi di ruas jalan Pasar Kandangan, dan di Desa Karang Jawa Muka.
Di ruas jalan Pasar Kandangan, didapat informasi adanya atap bangunan yang roboh ke arah badan jalan, sehingga mengakibatkan ruas jalan jadi tertutup dan tidak bisa dilewati.
Di Desa Karang Jawa Muka, didapat informasi adanya atap kanopi yang roboh menimpa mobil warga, sehingga menyebabkan sebuah mobil mengalami rusak ringan.
Setelah menerima beberapa laporan kejadian tersebut, tim BPBD HSS, DAMKAR HSS langsung menuju ke lokasi beberapa kejadian dan melakukan penanganan di bantu para warga yang berada di lokasi.
"Penyebab kejadian pohon tumbang dan atap roboh ini adalah cuaca hujan deras disertai angin ribut yang terjadi selasa sore sekitar pukul setengah 4," ujar tim BPBD HSS dalam laporan kegiatannya.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam rentetan peristiwa ini. Hingga Selasa malam, tim gabungan akhirnya berhasil melakukan pembersihan material pohon dan atap bangunan agar akses jalan kembali normal sepenuhnya.
Terkait kondisi cuaca yang masih fluktuatif, pihak berwenang mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.
Editor : Sutrisno