Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dikeluhkan Warga, Polisi Janji Tertibkan Parkir Truk di Kawasan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

Maulana Radar Banjarmasin • Sabtu, 14 Februari 2026 | 07:50 WIB
PARKIR SEMBARANGAN: Salah satu truk yang parkir semaunya di badan Jalan Yos Sudarso, Banjarmasin Barat.
PARKIR SEMBARANGAN: Salah satu truk yang parkir semaunya di badan Jalan Yos Sudarso, Banjarmasin Barat.

MARABAHAN - Keberadaan truk-truk bermuatan yang memakan badan jalan di sejumlah titik kawasan Trisakti bakal ditertibkan. Pasalnya, kondisi tersebut menyempitkan ruas jalan, hingga berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

Sedikitnya ada tiga ruas jalan yang menjadi atensi Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL). Yakni Jalan Barito Hilir, Jalan Yos Sudarso, Jalan Duyung Raya atau kawasan Kompleks Lumba-Lumba, serta Jalan Gubernur Soebardjo, mulai dari kawasan Trisakti hingga perempatan menuju Pelabuhan Martapura Baru.

Tak hanya padat aktivitas kendaraan, di sepanjang ruas jalan tersebut juga terdapat sejumlah sekolah dan perkantoran. Sehingga kondisi parkir truk di badan jalan dinilai sangat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Ratna (32), warga kawasan Agraria, Banjarmasin Barat mengaku kerap dihantui rasa khawatir setiap melintasi ruas tersebut. Sepulang mengantar anak, ia biasa melewati Jalan Yos Sudarso menuju Pasar THR di sekitar Jalan Duyung Raya. “Takut juga, karena bukan cuma banyak truk melintas, tapi juga parkir di badan jalan. Kalau bisa ditertibkan tentu bagus, demi kenyamanan bersama,” pintanya.

Keluhan serupa disampaikan Baihaki (48), karyawan swasta yang bekerja di sekitar kawasan tersebut. Menurutnya, letak kawasan yang berdekatan dengan Pelabuhan Trisakti serta banyaknya perusahaan ekspedisi menjadi salah satu pemicu. Tidak sedikit perusahaan yang memiliki keterbatasan lahan parkir, sementara jumlah armada cukup banyak hingga meluber ke bahu bahkan badan jalan.

“Ada yang parkir untuk istirahat, ada juga yang bongkar muat. Kalau ditertibkan pasti lebih enak dilihat dan rasa waswas berkurang. Apalagi pagi hari saat aktivitas warga tinggi, truk-truk parkir itu sangat mengganggu,” keluhnya.

Terpisah, Kapolsek KPL, Kompol Abdul Rauf mengaku terkejut saat pertama kali berdinas dan melintas di kawasan tersebut. Ia yang baru sepekan menjabat sebagai Kapolsek, mendapati banyak truk muatan maupun kendaraan lainnya berjejer parkir hingga memenuhi badan jalan.

“Parkir kendaraan di luar kawasan Pelabuhan Trisakti ini terjadi hampir sepanjang hari. Dari pagi hingga malam. Kondisi ini rawan kecelakaan, kemacetan, bahkan berpotensi menimbulkan pencurian dan pungutan liar,” ujarnya, Jumat (13/2).

Menurutnya, hasil pengecekan di lapangan sebagian kendaraan ditinggal pengemudinya. Ada yang menunggu jadwal masuk kapal, ada pula yang baru keluar dari kapal dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

"Kami sudah meminta unit lalu lintas untuk mendatangi kendaraan-kendaraan tersebut. Tiga titik ini menjadi konsen utama kami karena potensi gangguan keamanannya cukup besar," tegasnya.

Ke depan, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk pemerintah kota, pihak Pelindo, perusahaan ekspedisi, koperasi pelabuhan, hingga asosiasi tenaga bongkar muat. Tujuannya, mencari solusi agar kendaraan tidak lagi menggunakan badan jalan yang merupakan hak pengguna jalan lainnya.

“Ini sudah lama dikeluhkan masyarakat. Karena itu perlu solusi bersama. Kami akan mendata pemilik unit truk, lalu mengundang pihak ekspedisi untuk duduk bersama. Harapannya ada kesepakatan, termasuk penyediaan gudang atau lahan parkir sendiri, sehingga tidak lagi parkir di badan jalan,” cetusnya.

Editor: Oscar Fraby

Editor : Arief
#Parkir #banjarmasin #truk #Pelabuhan