Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bus Wisatawan Barabai Terbalik di Jurang Tahura Sultan Adam

M Fadlan Zakiri • Minggu, 8 Februari 2026 | 01:54 WIB

TERGULING: Petugas gabungan mengevakuasi bus yang terbalik dan masuk jurang di kawasan Tahura Sultan Adam, Mandiangin, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Sabtu malam (7/2/2026).
TERGULING: Petugas gabungan mengevakuasi bus yang terbalik dan masuk jurang di kawasan Tahura Sultan Adam, Mandiangin, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Sabtu malam (7/2/2026).
MARTAPURA - Sebuah bus rombongan wisatawan asal Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Mandiangin, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Sabtu (7/2/2026) malam.

Bus jenis ELF bernomor polisi DA 7647 HB ditemukan terbalik dan masuk ke area jurang dengan jarak sekitar 20 meter dari badan jalan utama.

Proses evakuasi berlangsung dramatis karena dilakukan pada malam hari dengan kondisi medan terjal dan minim penerangan.

Informasi awal kecelakaan diterima dari relawan di lapangan yang melaporkan adanya bus terbalik di kawasan puncak Tahura Mandiangin dan membutuhkan bantuan ambulans.

Sejumlah relawan memberikan penanganan awal kepada para korban sebelum proses evakuasi lanjutan dilakukan.

Evakuasi Libatkan Tim Gabungan

Penanganan kecelakaan melibatkan unsur gabungan, di antaranya PMI, Emergency Banjar Response (EBR), Regaz, BPBD, relawan gabungan dari Martapura dan Banjarbaru, serta personel Polres Banjar dan DPKP Kabupaten Banjar.

Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar M Kasyaf R mengatakan, laporan kejadian diterima pada pukul 19.46 WITA.

"Saat itu delapan personel beserta satu unit Fire Truck Kajama Merah dan satu unit Kajama Rescue langsung diterjunkan ke lokasi kejadian," katanya, Minggu (8/2/2026) dini hari.

Namun, saat petugas tiba di lokasi, kendaraan dan pengemudi sudah tidak berada di tempat kejadian. Sehingga posisi awal bus tidak dapat dipastikan secara rinci.

"Berdasarkan informasi di lapangan, pengemudi dilaporkan dalam keadaan selamat," ujar Kasyaf.

Enam Korban Dirujuk ke Rumah Sakit

Ia menambahkan, sebagian penumpang telah lebih dulu dievakuasi oleh relawan dan dibawa ke rumah sakit rujukan.

Namun, hingga penanganan selesai, pihaknya belum menerima data pasti terkait jumlah keseluruhan penumpang dalam bus tersebut.

"Kami belum menerima data lengkap jumlah keseluruhan penumpang. Informasi yang kami peroleh, sebagian korban telah dievakuasi ke RS Ratu Zalecha Martapura," jelasnya.

Berdasarkan data sementara, korban dalam kecelakaan tersebut berjumlah enam orang perempuan dengan kondisi luka yang bervariasi.

Sebanyak empat korban dirujuk ke RS Permata Husada Barabai dengan kondisi luka ringan dan mengalami syok.

Sementara dua korban lainnya dibawa ke RS Ratu Zalecha Martapura untuk mendapat penanganan medis lanjutan.

Salah satu korban dilaporkan mengalami luka di bagian kepala, muntah, patah gigi, serta luka pada kaki. Sementara korban lainnya mengeluhkan sakit pada kaki sebelah kanan.

Diduga Bus Tak Kuat Menanjak

Menurut Kasyaf, lokasi kejadian berada di jalur yang dikenal memiliki medan turunan serta tikungan tajam.

Hal ini dikuatkan dengan keterangan warga sekitar yang menyebut bahwa bus tersebut diduga masuk ke jurang akibat tidak kuat menanjak, hingga mengalami kemunduran sebelum akhirnya keluar badan jalan dan masuk ke jurang.

"Untuk unit bus sudah berhasil dievakuasi sekitar pukul 22.15 WITA," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#bus masuk jurang Karang Intan #evakuasi bus wisatawan Barabai #bus terbalik di jurang #kecelakaan bus Tahura Sultan Adam #kecelakaan bus Kabupaten Banjar