BANJARBARU – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cempaka sejak Rabu (4/2) dini hari menyebabkan Sungai Kuranji meluap dan menggenangi sejumlah kawasan permukiman warga.
Hujan deras diperkirakan mulai turun sekitar pukul 03.00 Wita dan memicu genangan dengan ketinggian 20 hingga 30 sentimeter di beberapa RT.
Camat Cempaka Hendrawan Maulana mengatakan, luapan air paling signifikan terjadi di wilayah Kelurahan Cempaka dan Kelurahan Sungai Tiung.
Di Kelurahan Cempaka, luapan Sungai Kuranji terpantau menggenangi Jalan Mistar Cokrokusumo sepanjang sekitar 150 meter, meski masih dapat dilalui kendaraan bermotor.
“Sejumlah permukiman warga terdampak, termasuk kawasan Kertak Baru di beberapa RT dengan ketinggian air 20 sampai 30 sentimeter. Namun saat ini kondisi air sudah mulai surut,” ujar Hendrawan saat dikonfirmasi, Rabu siang.
Selain permukiman, luapan air juga merendam beberapa ruang kelas di Pesantren Miftahul Khairiya, RT 05 Kelurahan Cempaka. Akibatnya, para murid terpaksa dipulangkan lebih cepat demi menghindari risiko keselamatan.
Lebih jauh, sebut Hendrawan, di Kelurahan Sungai Tiung, luapan sungai kembali menggenangi Jalan Mistar Cokrokusumo sepanjang sekitar 100 meter," katanya.
Meski ratusan kepala keluarga terdampak, Hendrawan memastikan tidak ada warga yang mengungsi maupun korban jiwa.
“Warga memilih bertahan di rumah. Sebagian besar hanya memindahkan perabot ke tempat lebih tinggi sambil menunggu air benar-benar surut,” katanya.
Pantauan di lapangan, kondisi genangan terus menurun seiring meredanya hujan yang kini hanya berupa gerimis.
Aparat masih melakukan patroli rutin guna memastikan situasi tetap terkendali dan mengantisipasi kemungkinan hujan susulan.
Editor : Arif Subekti