Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Diduga Jatuh dari Atas Menara BTS! Warga HSS Ditemukan Tewas Mengenaskan di Banjarbaru

Sheilla Farazela • Jumat, 30 Januari 2026 | 10:55 WIB
DIEVAKUASI: Diduga jatuh dari atas BTS, pria dari HSS ditemukan tewas di kebun warga di Banjarbaru.
DIEVAKUASI: Diduga jatuh dari atas BTS, pria dari HSS ditemukan tewas di kebun warga di Banjarbaru.

BANJARBARU – Warga Jalan RO Ulin Gang Sapta Warga, Kelurahan Loktabat Selatan, Banjarbaru Selatan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di kebun belakang rumah warga, Kamis (29/1/2026) sore.

Korban diketahui berinisial AY (25), warga Desa Rangas, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Ia ditemukan sekitar pukul 16.37 Wita dalam kondisi mengenaskan, bersimbah darah dengan luka berat di bagian kepala dan kaki.

Kasi Humas Polres Banjarbaru, Ipda Kardi Gunadi menjelaskan korban pertama kali ditemukan oleh warga bernama Sariyem.

“Awalnya saksi mendengar suara benturan keras seperti ada benda jatuh. Setelah dicek ke belakang rumah, saksi melihat pohon pisang rusak, dan menemukan korban sudah tergeletak dalam kondisi berdarah,” ujar Kardi mewakili Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda, Jumat (30/1) pagi.

Warga kemudian melapor ke Ketua RT, dan diteruskan ke kepolisian.

Petugas Polres Banjarbaru bersama unit terkait langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Di sekitar lokasi, polisi menemukan menara BTS Telkomsel setinggi sekitar 42 meter.

Pada pagar menara terdapat celah yang diduga menjadi akses masuk korban.

Selain itu ditemukan pakaian berupa kaos biru dan sarung cokelat milik korban.

Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana pendek.

“Di bagian kepala terdapat luka berat, dengan darah keluar dari hidung, mulut, telinga, dan mata. Diduga korban terjatuh dari ketinggian,” jelas Kardi.

Korban dievakuasi ke RS Idaman Banjarbaru untuk dilakukan visum.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan pendarahan hebat di kepala, tulang paha kanan patah, serta luka lebam di beberapa bagian tubuh.

Berdasarkan keterangan saksi, korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan, dan pernah menjalani perawatan di RSJ Sambang Lihum selama sekitar empat tahun.

Bahkan, pada subuh sebelum kejadian, korban sempat mencoba bunuh diri namun berhasil digagalkan.

“Berdasarkan hasil olah TKP, visum, serta keterangan saksi-saksi, korban diduga kuat melakukan bunuh diri,” ungkap Kardi.

Jenazah korban rencananya dimakamkan Jumat (30/1/2026), dengan bantuan Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Disperkim, mengingat keterbatasan ekonomi keluarga.

Editor : Eddy Hardiyanto
#menara bts #tewas mengenaskan #banjarbaru #Warga HSS