Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Mayat Pria Mengapung di Sungai Pengayuan Banjarbaru, Polisi Kesulitan Mengidentifikasi

Sheilla Farazela • Senin, 26 Januari 2026 | 12:39 WIB

GEGER: Warga Pengayuan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di sungai.  (Humas Polsek Liang Anggang untuk Radar Banjarmasin)
GEGER: Warga Pengayuan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di sungai. (Humas Polsek Liang Anggang untuk Radar Banjarmasin)
BANJARBARU – Warga Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat.

Mayat pria itu mengapung di sungai kawasan Pengayuan, tepatnya di Jalan Jurusan Pelaihari, RT 002, RW 001, Minggu (25/1/2026) sore.

Kapolsek Liang Anggang, Kompol Imam Suryana, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menyebutkan, laporan pertama kali diterima pihak kepolisian sekitar pukul 17.00 Wita dari warga setempat.

“Benar, kami menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan sesosok mayat mengapung di sungai," ujar Imam, Senin (26/1).

"Setelah menerima informasi, anggota Polsek Liang Anggang bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Banjarbaru langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan evakuasi,” tambahnya. 

Menurutnya, korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup dengan posisi wajah menghadap ke bawah air. Lokasi penemuan berada cukup jauh dari akses jalan raya, sekitar dua kilometer ke arah tengah sungai, sehingga hanya dapat dijangkau menggunakan perahu kecil.

“Korban saat ditemukan mengenakan celana panjang kain warna cokelat dan kaos warna biru. Kondisi tubuh sudah mengalami pembusukan, sehingga identitas belum dapat dikenali,” jelasnya.

Imam menambahkan, berdasarkan pemeriksaan awal dan visum sementara di RS Idaman Banjarbaru, petugas belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Upaya identifikasi menggunakan metode Inafis juga belum membuahkan hasil.

“Untuk sementara korban masih berstatus Mr. X. Kami akan melakukan langkah lanjutan dengan menyarankan otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian, sekaligus terus berupaya mengungkap identitas korban,” tambahnya.

Sejumlah barang turut ditemukan bersama korban, di antaranya gunting, mancis atau korek api, serta uang tunai dengan total Rp22 ribu.

"Seluruh barang bukti tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait korban agar segera melapor ke Polsek Liang Anggang atau Polres Banjarbaru.

Editor : Sutrisno
#banjarbaru #mayat