Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Satu Buaya Berhasil Ditangkap di HSU! Tetap Waspada Jika Masih Ada Buaya Lainnya

M Akbar Radar Banjarmasin • Kamis, 22 Januari 2026 | 11:24 WIB
TETAP WASPADA: Buaya yang ditangkap anggota Damkar HSU di Kecamatan Banjang, sempat membuat resah warga bermukim di sepanjang Sungai Balangan yang melintasi Kota Amuntai.
TETAP WASPADA: Buaya yang ditangkap anggota Damkar HSU di Kecamatan Banjang, sempat membuat resah warga bermukim di sepanjang Sungai Balangan yang melintasi Kota Amuntai.

AMUNTAI – Buaya yang berhasil ditangkap petugas Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Hulu Sungai Utara (Damkar HSU) di Desa Patarikan, Kecamatan Banjang pada Selasa (20/1/2026) lalu, diduga merupakan buaya yang sebelumnya meresahkan warga di sejumlah wilayah.

Buaya tersebut diduga sama dengan yang sempat muncul di Desa Datu Kuning, Kecamatan Amuntai Tengah, serta Sungai Kuini, Kecamatan Sungai Pandan.

Dugaan itu menguat karena seluruh lokasi kemunculan berada pada aliran sungai yang saling terhubung.

Anggota Damkar HSU, Edy Saputra mengatakan buaya ditangkap menggunakan teknik jaring dengan bantuan warga dan relawan.

“Tetapi masih sebatas dugaan, dan belum dapat dipastikan,” ujar Edy, mewakili Kepala Bidang Linmas dan Damkar HSU H Barkat, , Kamis (22/1/2026).

Ia juga mengungkapkan, kemunculan buaya di Desa Tigarun, Kecamatan Amuntai Tengah, pada awal 2025 lalu, masih menjadi misteri hingga kini. Berdasarkan keterangan warga, buaya yang terlihat saat itu disebut berukuran lebih besar.

“Namun sampai sekarang buaya tersebut tidak pernah muncul lagi. Kemungkinan sudah berpindah ke tempat lain yang jauh dari permukiman,” ungkapnya.

Meski satu ekor buaya berhasil ditangkap, Edy tetap mengimbau warga agar waspada saat beraktivitas di sekitar sungai dan rawa.

Warga Kota Amuntai, Rian mengaku lega atas penangkapan buaya tersebut.

Namun, ia meyakini ancaman belum sepenuhnya berakhir.

“Menurut saya, tidak mungkin hanya satu. Kemungkinan masih ada buaya air tawar lain di rawa maupun sungai di wilayah Amuntai,” ujarnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
#HSU #Buaya #tetap waspada