Korban diketahui bernama Ismail, akrab disapa Mail (22), warga Makassar.
Ia merupakan Anak Buah Kapal (ABK) dari sebuah kapal yang sedang sandar di tepi Sungai Alalak, tidak jauh dari lokasi kejadian.
Salah seorang pekerja perusahaan pelayaran, Ari (48), menuturkan peristiwa itu bermula saat dirinya berada di atas speed boat.
Ia mendengar teriakan minta tolong dari arah sungai.
“Saya dengar ada orang teriak minta tolong. Pas saya lihat ke arah sungai, ada orang yang kelihatan sudah kelelahan saat berenang,” ujarnya.
Ari sempat berupaya memberikan pertolongan dengan melemparkan pelampung ke arah korban. Namun, upaya tersebut tidak berhasil.
“Saya lempar pelampung, lalu saya mau terjun, tapi orangnya sudah keburu tenggelam. Temannya juga sempat mencoba menolong dengan berenang, tapi tidak sempat,” katanya kepada petugas Polairud Polresta Banjarmasin.
Sejumlah personel Polairud Polresta Banjarmasin, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, serta relawan telah berada di lokasi kejadian.
Petugas melakukan pendataan serta mengumpulkan keterangan dari para saksi di sekitar lokasi, sementara proses pencarian korban masih berlanjut. (*)
Editor : M. Ramli Arisno