KANDANGAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Pusat Pengendalian Operasional Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS-PB) menangani tujuh kejadian pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026).
Penanganan dilakukan secara terpadu bersama sejumlah instansi dan unsur terkait di lapangan.
Tujuh lokasi pohon tumbang tersebut meliputi depan Kantor Kecamatan Kalumpang, Desa Paring Agung RT 001 RW 001 dan RT 002 RW 001 Kecamatan Sungai Raya, Desa Jambu Hulu RT 004 RW 002, bangunan toilet Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sungai Raya Tengah, serta rumah warga di Jalan Jenderal Sudirman Dusun RT 001 RW 001 Sungai Raya Selatan.
Kejadian tersebut sempat berdampak pada rumah warga, fasilitas umum, dan akses aktivitas masyarakat.
Dalam penanganannya, BPBD Kabupaten HSS melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Satgas BPBD, PUSDALOPS-PB, unsur TNI dan Polri, relawan kebencanaan, Kerukunan BPK/PMK, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.
Koordinasi lintas sektor tersebut dilakukan untuk mempercepat pembersihan material pohon tumbang dan memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten HSS, Kusairi menyampaikan sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam penanganan kejadian tersebut.
“Penanganan pohon tumbang di tujuh lokasi telah kami lakukan bersama TRC BPBD, Satgas, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat. Sehingga kondisi saat ini aman dan kondusif,” ujar Kusairi.
Ia juga mengimbau seluruh pihak untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan pohon tumbang, banjir, tanah longsor, maupun angin kencang, serta segera melapor apabila terjadi kondisi darurat,” tambahnya.
BPBD Kabupaten HSS memastikan monitoring dan koordinasi dengan seluruh instansi terkait akan terus dilakukan guna menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Editor : Fauzan Ridhani