Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jasad Santri Tenggelam Ditemukan, Terseret Sejauh 19,5 Km dari Lokasi Awal

M Fadlan Zakiri • Kamis, 15 Januari 2026 | 08:10 WIB


Petugas SAR gabungan mengevakuasi jasad Muhammad Ilham Fikri yang ditemukan mengapung di Sungai Martapura, Kamis (15/1/2026) pagi.
Petugas SAR gabungan mengevakuasi jasad Muhammad Ilham Fikri yang ditemukan mengapung di Sungai Martapura, Kamis (15/1/2026) pagi.

MARTAPURA - Setelah tiga hari pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Muhammad Ilham Fikri (16), santri yang dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura pada Selasa (13/1) sore.

 

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (15/1/2026) pagi, sekitar

sekitar pukul 06.00 Wita. Di wilayah Desa Keliling Benteng, Kecamatan Martapura Barat.

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Banjarmasin, I Putu Sudayana mengatakan titik penemuan berada di koordinat 3°19'5" S 114°44'51" E.

 

Kalau dihitung dari titik awal tenggelam, jasad Alfi ditemukan sekitar 19,5 kilometer ke arah hilir dari lokasi awal kejadian atau Last Known Position (LKP).

 

Jarak temuan yang cukup jauh ini dipengaruhi kondisi arus Sungai Martapura yang deras selama beberapa hari terakhir.

 

“Arus sungai yang cukup kuat membuat korban terbawa jauh ke arah hilir,” ujar Putu, Kamis (15/1) pagi.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 05.30 Wita, seorang warga Desa Keliling Benteng, Kecamatan Martapura Barat, sempat melihat sesosok tubuh manusia mengapung di sekitar jembatan besi Keliling Benteng.

 

Karena tidak berani mengamankan, jasad Muhammad Ilham Fikri kembali terbawa arus ke arah hilir Sungai Martapura.

 

Informasi tersebut segera diteruskan ke tim SAR yang siaga di lokasi. Sekitar setengah jam kemudian korban akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi

 

Setelah berhasil dievakuasi dari aliran sungai, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Sekumpul, Gang Purnama, Martapura, menggunakan ambulans Emergency Banjar Response (EBR) untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

 

Seiring ditemukannya korban,lugas Putu, tim SAR gabungan menutup penutupan operasi pada pukul 07.30 Wita, dan Seluruh unsur yang terlibat secara resmi dikembalikan ke satuan masing-masing,” imbuhnya.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur TNI, Polri, BPBD, instansi pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat yang telah bahu-membahu selama proses pencarian,” ujarnya.

 

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kansar Banjarmasin, Tim Rescue Tapin, Sabhara Polres Banjar dan Polsek Martapura Timur, Kodim 1006, DPKP dan BPBD Kabupaten Banjar, PMI Kabupaten Banjar, serta relawan dari James Rescue, Emergency Banjar Response (EBR), Regas Fire Fighter, dan Borneo Rescue, serta masyarakat setempat.

 

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR di Sungai Martapura resmi dinyatakan selesai dan ditutup,” pungkasnya.

 

Korban diketahui bernama Muhammad Ilham Fikri (16), santri asal Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Editor : M Oscar Fraby
#martapura #sar #Tenggeelam #santri