Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kios Teh di Cemara Raya Dirusak Kelompok Remaja Bersajam, Pemilik Lapor Polisi

Maulana Radar Banjarmasin • Selasa, 13 Januari 2026 | 08:14 WIB
PECAH: Pintu kaca kios penjual teh di Jalan Cemara Raya, Sungai Miai, pecah akibat ulah kelompok remaja bersajam, Minggu (11/1/2026) subuh. 
PECAH: Pintu kaca kios penjual teh di Jalan Cemara Raya, Sungai Miai, pecah akibat ulah kelompok remaja bersajam, Minggu (11/1/2026) subuh. 

BANJARMASIN - Aksi kelompok remaja bersenjata tajam kembali meresahkan warga Kota Banjarmasin. Kali ini, kaca salah satu kios penjual teh di Jalan Cemara Raya RT 36, Kelurahan Sungai Miai, Banjarmasin Utara, dipecahkan oleh kawanan remaja tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (11/1/2026) dini hari. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut membuat warga sekitar khawatir kejadian akan terulang kembali.

Berdasarkan rekaman CCTV dan video warga, kelompok remaja tersebut membawa senjata tajam dan besi. Mereka didominasi remaja belasan tahun, berboncengan tiga orang dalam satu sepeda motor. Diperkirakan jumlah mereka mencapai lebih dari 30 orang.

Tak hanya merusak kaca kios, kelompok itu juga membuat kegaduhan dengan menggesek-gesekkan senjata tajam dan besi ke aspal, sehingga menimbulkan suara keras dan membuat warga ketakutan.

"Dari luar mereka teriak-teriak, pokoknya gaduh. Sajam itu digesekkan ke aspal dan memecah kaca kios teh," Kejadiannya sekira pukul 04.45 Wita, ungkap Ketua RT 36 Sungai Miai, Ismed Inono, kepada Radar Banjarmasin, Minggu (11/1/2026) sore.

Ismed mengaku, sempat menduga ada persoalan dengan salah seorang penghuni kos di wilayahnya. Namun setelah ditelusuri, tidak ada warga yang mengetahui adanya konflik sebelumnya.

"Saya menduga mereka hanya mencari masalah. Bisa jadi ada yang menegur, lalu warga yang jadi sasaran. Awalnya saya kira kelompok anak punk yang ingin menunjukkan identitas, ternyata kelompok remaja bersajam yang sering meresahkan,"ujarnya.

Ia menambahkan, kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Banjarmasin Utara. Bukti rekaman CCTV dan video kejadian juga telah diserahkan kepada pihak kepolisian.

"Saya sudah sampaikan ke Bhabinkamtibmas. Bukti-bukti juga sudah saya kirimkan, tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut," ungkapnya.

Editor: Arif Subekti

Editor : Arief
#remaja #Sajam #banjarmasin #Pengrusakan