BANJARMASIN – Kebakaran melanda kantin SMAN 7 Banjarmasin (Smaven) di Jalan Dharma Praja V, Banjarmasin Timur, Rabu (7/1) sekitar pukul 02.00 dini hari. Api melalap tiga lapak kantin beserta perabot, stok makanan dan minuman, hingga menyebabkan atap kantin bolong.
Kepala Sekolah SMAN 7 Banjarmasin, Arjudin mengatakan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. “Paling berdampak di kantin,” ujarnya.
Ia menyebut kerugian akibat kebakaran tersebut tidak terlalu besar. Namun untuk sementara, para pedagang kantin belum dapat beraktivitas. “Kita upayakan untuk mengalihkan kantin di tempat lain,” ungkap Arjudin.
Menurutnya, penjaga malam rutin melakukan patroli. Namun kebakaran terjadi begitu cepat hingga tidak dapat dihindari.
Pihak sekolah telah melaporkan kejadian ini ke Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan. Respons cepat pun diberikan dengan rencana peninjauan lokasi pascakebakaran. “Kita sampaikan. Insya Allah solusinya diupayakan perbaikan untuk bekas kantin yang terbakar,” tuturnya.
Arjudin memastikan kebakaran tidak berdampak pada ruang kelas. Proses belajar mengajar tetap berjalan normal.
Hingga Rabu siang, lokasi kantin yang terbakar masih dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan penyebab pasti kebakaran.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief