Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Langkap-Raranum Rusak Parah, Akses Warga Terputus

M Dirga • Sabtu, 3 Januari 2026 | 12:41 WIB

 

RUSAK PARAH: Akses penghubung warga Desa Langkap dan Desa Raranum terputus pascabanjir bandang di Tebing Tinggi.
RUSAK PARAH: Akses penghubung warga Desa Langkap dan Desa Raranum terputus pascabanjir bandang di Tebing Tinggi.

PARINGIN - Kerusakan infrastruktur menjadi salah satu dampak serius banjir bandang yang melanda Kabupaten Balangan, khususnya di Kecamatan Tebing Tinggi. Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum dilaporkan mengalami kerusakan parah dan tidak dapat difungsikan pascabanjir.

Bagian tengah jembatan amblas akibat terjangan arus banjir bandang, sementara bagian ujung yang menyatu dengan badan jalan ikut tergerus. Kondisi tersebut membuat jembatan sama sekali tidak dapat dilalui, termasuk oleh kendaraan roda dua, sehingga akses utama antar desa terputus.

Kerusakan jembatan ini terjadi di tengah proses penanganan tanggap darurat banjir dan banjir bandang di Tebing Tinggi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, penanganan pascabanjir telah memasuki hari kelima dengan progres pembersihan mencapai 95 persen. Seiring mulai pulihnya aktivitas warga, status tanggap darurat saat ini tengah dipertimbangkan untuk segera diakhiri dan masuk ke tahap transisi pemulihan.

Meski kondisi ekonomi dan aktivitas masyarakat mulai kembali berjalan, terputusnya jembatan Langkap-Raranum menjadi kendala serius dalam proses pemulihan. Selama ini, jembatan tersebut merupakan akses vital yang menunjang mobilitas warga, terutama untuk mengangkut hasil pertanian, keperluan pendidikan, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat kedua desa.

Selain infrastruktur, banjir bandang juga berdampak pada sektor pertanian. Sejumlah kebun warga dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah, bahkan beberapa lahan yang seharusnya memasuki masa panen terpaksa gagal panen akibat terendam banjir dan lumpur.

Ketua RT 01 Desa Langkap, Madi Saputra, berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan penanganan terhadap jembatan yang rusak tersebut.

“Ini akses utama warga. Kalau tidak segera diperbaiki, aktivitas masyarakat benar-benar terganggu, terutama untuk mengangkut hasil kebun,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Perkim Kabupaten Balangan, Rina Ariyani, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan kerusakan jembatan yang terdampak banjir bandang.

“Saat ini kami sedang mengupayakan pengadaan material untuk perbaikan jembatan,” katanya, Jumat (2/1/2026).

Ia menambahkan, perbaikan jembatan tersebut direncanakan menggunakan anggaran melalui dana swakelola jembatan. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses penanganan agar akses penghubung antar desa kembali berfungsi, seiring berjalannya tahapan pemulihan pascabanjir di Kabupaten Balangan.

Editor : Arief
#Banjir #jembatan #Balangan #Infrastruktur