Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Banjir hingga 2 Meter Rendam Lok Buntar Kabupaten Banjar, Aktivitas Warga Lumpuh Total

M Fadlan Zakiri • Jumat, 2 Januari 2026 | 14:05 WIB

TERENDAM: Kondisi permukiman warga Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, yang terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1–2 meter, Jumat (2/1/2026).
TERENDAM: Kondisi permukiman warga Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, yang terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1–2 meter, Jumat (2/1/2026).
MARTAPURA - Banjir kembali melumpuhkan Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. 

Air setinggi 100 hingga 200 sentimeter merendam hampir seluruh permukiman warga, membuat aktivitas masyarakat terhenti total.

Berdasarkan data kebencanaan per 2 Januari 2026, banjir berdampak pada 625 rumah warga. Sebanyak 802 kepala keluarga dengan total 2.321 jiwa terdampak langsung.

Seluruh ruas jalan desa terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 5 hingga 110 sentimeter, menyebabkan akses transportasi nyaris terputus.

Tak hanya permukiman, banjir juga menghantam sektor vital lainnya. Dunia pendidikan ikut terdampak dengan terendamnya 2 PAUD, 2 TK Al-Qur’an, 1 SD, 1 Madrasah, dan 1 MTs. Proses belajar mengajar terpaksa dihentikan sementara.

Sektor pertanian mengalami kerugian besar. Sekitar 1.500 hektare kebun dan sawah warga terendam banjir, mengancam mata pencaharian masyarakat yang mayoritas bergantung pada hasil pertanian.

Fasilitas umum pun tak luput dari genangan. Sebanyak tiga fasilitas umum, satu Puskesdes, satu masjid, tujuh musala, serta 17 jembatan desa terdampak banjir. 

Sementara itu, kantor desa dilaporkan masih dalam kondisi aman.

Perangkat Desa Lok Buntar, Imas, mengatakan bantuan darurat telah diterima dari Pemerintah Kabupaten Banjar. 

Bantuan tersebut berupa mie instan dan air mineral yang disalurkan langsung oleh Bupati Banjar.

“Alhamdulillah, sudah ada bantuan dari Pak Bupati berupa mie instan dan air mineral,” ujar Imas, Jumat (2/1/2026).

Namun hingga kini, warga belum melihat kehadiran anggota DPRD Kabupaten Banjar dari daerah pemilihan setempat yang turun langsung ke lokasi banjir.

Baca Juga: Ratusan Warga HST di Desa Sungai Buluh dan Mantaas Terdampak Banjir

“Kalau dari pihak DPRD, sejauh ini belum ada yang datang. Padahal Lok Buntar ini aksesnya cukup sulit dan kondisinya paling parah,” katanya.

Di tengah genangan air yang belum menunjukkan tanda-tanda surut, warga Lok Buntar masih bertahan dengan segala keterbatasan. 

Harapan besar disematkan agar banjir segera surut dan bantuan terus mengalir.

“Harapan kami sederhana, air cepat surut dan ada perhatian lebih bagi warga yang terdampak,” tutup Imas.

Editor : Sutrisno
#Banjir #martapura #kabupaten banjar