Peristiwa tersebut terjadi pada siang hari di kawasan wisata Sungai Alut yang ramai dikunjungi warga saat libur Tahun Baru. Korban diketahui bernama Ahmad Khoirul Niam (8), warga Desa Maju Mulyo, Kecamatan Mantewe.
Kepala Desa Maju Mulyo, Maryadi, membenarkan bahwa korban merupakan warganya. Ia mengatakan, korban datang ke lokasi bersama ayah, kakak, dan sejumlah temannya.
“Mereka sempat bermain dan berenang di sungai sebelum beristirahat untuk makan di tepi sungai,” ujarnya kepada Radar Banjarmasin, Jumat (2/1).
Usai makan, sebagian anak kembali berenang. Korban yang masih berada di tepi sungai kemudian berusaha menyusul teman-temannya meski sempat dilarang oleh kakaknya.
Saat korban berjalan menuju sungai, kakaknya sempat memperhatikan pergerakan korban. Namun setelah pandangan teralihkan sesaat, korban tak lagi terlihat di lokasi.
Ayah dan kakak korban kemudian melakukan pencarian dibantu warga sekitar. Sekitar satu jam kemudian, korban ditemukan di bagian sungai yang dangkal, berjarak sekitar 15 meter dari titik awal, diduga terseret arus sungai.
Korban segera dilarikan ke Puskesmas Mantewe menggunakan mobil pikap. Namun setibanya di fasilitas kesehatan tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Tanah Bumbu Ipda Supriyo Sanyoto turut membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kata dia, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam setelah terbawa arus sungai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi sehingga perkara tidak dilanjutkan ke proses hukum. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
Editor : Sutrisno