Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dua Malam Sendirian Terombang-Ambing di Laut! Nelayan Kotabaru Ditemukan Dalam Kondisi Lemas

Jumain Radar Banjarmasin • Kamis, 1 Januari 2026 | 13:07 WIB
BERDIRI: Taufik Hidayat (40) nelayan Pulau Sembilan Kotabaru akhirnya ditemukan setelah sempat terombang ambing dua hari di lautan.
BERDIRI: Taufik Hidayat (40) nelayan Pulau Sembilan Kotabaru akhirnya ditemukan setelah sempat terombang ambing dua hari di lautan.

KOTABARU — Warga Kecamatan Pulau Sembilan sempat diliputi kecemasan setelah seorang nelayan dilaporkan hilang di laut selama dua hari dua malam.

Nelayan tersebut diketahui bernama Taufik Hidayat (40), warga Desa Maradapan, yang akhirnya ditemukan selamat berkat pertolongan sesama pelaut.

Informasi tersebut disampaikan Kapolsek Pulau Sembilan, Iptu Agus Riyanto, Kamis (1/1/2026).

Peristiwa bermula pada Senin (29/12/2025) sekitar pukul 08.00 WITA.

Taufik berangkat seorang diri menggunakan kapal jenis balapan menuju rumpon miliknya di perairan lepas untuk memanen hasil laut.

Awalnya perjalanan berlangsung normal.

Namun setibanya di lokasi, cuaca tiba-tiba berubah drastis.

Langit menggelap, angin kencang bertiup, dan gelombang tinggi menghantam perairan.

Dalam kondisi terjepit, Taufik memilih bertahan di tengah laut.

Kembali ke daratan dinilai terlalu berisiko, sementara bertahan tanpa perlindungan juga membahayakan.

Demi keselamatan, ia memutuskan berlindung di balik rumpon dan menjatuhkan jangkar sedalam mungkin agar kapalnya tidak terseret arus.

“Berdasarkan keterangan yang kami himpun, korban memang terjebak cuaca buruk. Angin kencang memaksanya untuk berlindung dan berjangkar di sekitar rumpon selama dua hari penuh sembari menunggu cuaca membaik,” ungkap Iptu Agus Riyanto.

Selama dua hari tersebut, Taufik terisolasi di tengah laut.

Upaya untuk kembali ke daratan selalu gagal, hingga kabar dirinya hilang menyebar dan menimbulkan kekhawatiran warga.

Pada Rabu (31/12/2025) pagi, angin mulai mereda.

Namun saat hendak melanjutkan perjalanan, mesin kapal tak bisa dinyalakan karena kehabisan bahan bakar.

Kapalnya kembali terombang-ambing tak berdaya di perairan dekat Pulau Matasirih.

Beruntung, seorang nelayan bernama Ami, warga Desa Labuan Barat, melintas di jalur tersebut.

Melihat kapal yang berhenti tidak wajar, Ami mendekat dan menemukan Taufik dalam kondisi lemas.

Tanpa ragu, Ami menarik kapal Taufik menuju daratan.

Proses evakuasi mandiri itu berlangsung beberapa jam hingga keduanya tiba di Dermaga Desa Maradapan sekitar pukul 11.30 WITA.

Kedatangan Taufik disambut haru dan isak tangis keluarga serta warga yang telah menanti dengan penuh kecemasan.

“Alhamdulillah, korban bisa kembali ke pelukan keluarga dalam keadaan selamat tepat di hari terakhir tahun 2025 kemarin,” tambah Iptu Agus Riyanto.

Kapolsek Pulau Sembilan pun mengimbau masyarakat pesisir agar menjadikan kejadian ini sebagai peringatan, khususnya saat musim cuaca ekstrem.

“Kami mengimbau nelayan untuk selalu memantau prakiraan cuaca, membawa logistik dan bahan bakar cadangan saat melaut,” pesannya.

 

Editor : Eddy Hardiyanto
#terombang ambing di laut #nelayan kotabaru #ditemukan