AMUNTAI – Kondisi aliran Sungai Balangan, Tabalong, dan Negara kembali menunjukkan peningkatan debit air. Kenaikan tersebut merupakan dampak air kiriman dari wilayah hulu yang berpotensi mempengaruhi sejumlah kawasan rawan banjir di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Kepala Pelaksana BPBD HSU, H. Syamrani, melalui anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD HSU, Dody, menyampaikan bahwa tinggi muka air di beberapa titik pemantauan di wilayah HSU terus mengalami kenaikan.
Berdasarkan hasil pemantauan terakhir, status kebencanaan banjir di Kabupaten Hulu Sungai Utara saat ini berada pada status siaga. “Debit air sungai mengalami peningkatan akibat kiriman dari wilayah hulu. Saat ini status di HSU masih siaga dan terus kami pantau secara berkala,” ujar Dody, Minggu (28/12).
Seiring dengan kondisi tersebut, sebagai bentuk kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap potensi bencana banjir, Polsek Banjang mendirikan Posko Sementara Penanganan Banjir Kecamatan Banjang, sejak Sabtu, 27 Desember 2025, di lingkungan polsek.
Kegiatan pendirian posko dipimpin langsung Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan. Turut hadir Danramil 07 Amuntai Tengah dan Banjang Peltu Abdul Wahid beserta anggota, serta perwakilan relawan BPK Banjang yang dipimpin Saubari bersama relawan lainnya.
Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan sinergi dalam mengantisipasi potensi bencana di wilayah Kecamatan Banjang.
Sementara itu, Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, melalui PS Kasi Humas Polres HSU Iptu Asep Hudzainur, menyampaikan bahwa pendirian posko sementara tersebut merupakan wujud kesiapsiagaan Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi bencana alam seperti banjir.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief