Agar kejadian ini tak terulang, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Yudi Andrea mengaku bahwa pihaknya akan mengeluarkan imbauan secara resmi kepada pengusaha advertising di Kabupaten Banjar, untuk lebih memperhatikan kondisi bangunan reklame masing-masing.
“Seluruh pelaku usaha advertising kami imbau agar rutin mengecek dan memastikan kekuatan konstruksi papan reklame miliknya,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (23/12) siang.
Bukan tanpa alasan, menurutnya hal tersebut ditekankan agar kejadian robohnya papan iklan ini tak terulang di kemudian hari.
“Apalagi kondisi cuaca dengan intensitas hujan dan angin yang cukup tinggi seperti sekarang ini,” lugasnya.
Untuk Billboard yang roboh di Seberang Pasar Gambut, lanjut Yudi, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pihak terkait pasca kejadian tersebut.
“Pemilik billboard (yang roboh) sudah kami minta agar segera mengamankan asetnya demi mencegah potensi bahaya bagi masyarakat,” katanya.
Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan dan Sarpras DPKP Banjar, M Kasyaf R memastikan bahwa, hingga pukul 12.53 wita, proses evakuasi papan iklan tersebut masih berlangsung.
Sejumlah pekerja terlihat sedang memotong rangka besi papan iklan yang ambruk di tepi Jalan A Yani Km 14, Kecamatan Gambut.
“Pemilik billboard masih melakukan pemotongan untuk mengevakuasi papan iklan miliknya dari tepi jalan A Yani,” kata Kasyaf.
Meski dilakukan tepat berada di bahu jalan, Kasyaf memastikan bahwa proses tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas di jalan tersebut.
“Alhamdulillah situasi (lalu lintas) normal, dan peristiwa ini tidak menimbulkan korban” pungkasnya
Pihaknya mengingatkan semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah potensi cuaca ekstrem lanjutan.
Editor : Sutrisno