Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

OTT KPK Amuntai Diduga Dirancang Lama, Tim Disebut Sudah Tiga Pekan di Lokasi

M Oscar Fraby • Kamis, 18 Desember 2025 | 19:37 WIB

PROYEK PENGASPALAN: Jalan di Bundaran Tugu Salawat Amuntai di Jalan Norman Umar dan A Yani Kelurahan Murung Sari Kota Amuntai kini sudah tidak becek lagi.
PROYEK PENGASPALAN: Jalan di Bundaran Tugu Salawat Amuntai di Jalan Norman Umar dan A Yani Kelurahan Murung Sari Kota Amuntai kini sudah tidak becek lagi.
AMUNTAI — Dugaan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) disebut bukan peristiwa mendadak.

Informasi lapangan menyebutkan, tim KPK diduga telah berada di wilayah HSU sekitar tiga minggu sebelum aktivitas aparat mencuat ke ruang publik.

Indikasi tersebut menguat setelah masyarakat melihat keramaian tidak biasa di sekitar Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) HSU yang berdampingan langsung dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) HSU, di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Murung Sari, Kamis (18/12/2025) sekitar pukul 13.30 WITA.

Baca Juga: BREAKING NEWS! KPK OTT Lagi di Amuntai, Diduga Ada Jaksa Ikut Diamankan

Situasi itu memicu spekulasi di tengah warga karena dinilai berbeda dari aktivitas harian.
“Tadi ada ramai-ramai di depan kejaksaan. Belum tahu pasti ada kegiatan apa,” ujar seorang warga di sekitar lokasi.

Sejumlah sumber menyebutkan, keberadaan tim KPK selama beberapa pekan terakhir diduga untuk pengumpulan data dan pendalaman perkara. Namun demikian, informasi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh KPK.

Rangkaian dugaan operasi senyap itu kemudian berujung pada pemeriksaan tertutup di Polres HSU.

Baca Juga: KPK Periksa Pihak Terjaring OTT Amuntai di Polres, Dijaga Brimob

KPK diketahui meminjam salah satu ruangan di Polres Hulu Sungai Utara untuk memeriksa sejumlah pihak yang diduga diamankan dalam OTT tersebut.

Pemeriksaan awal dilakukan secara tertutup dengan pengamanan ketat personel Brimob. Area pemeriksaan dinyatakan steril dan aktivitas umum dibatasi.

Sejumlah orang yang diduga terkait OTT dibawa ke Polres HSU usai operasi senyap berlangsung.

Baca Juga: Bus Rombongan Satpol PP dan Damkar Tabalong Terguling di Aranio

Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto melalui Ps Kasi Humas Iptu Asep membenarkan penggunaan fasilitas Polres oleh tim KPK, namun menegaskan kepolisian tidak dilibatkan dalam substansi pemeriksaan.

“Benar, ada ruangan di Polres HSU yang digunakan oleh KPK untuk pemeriksaan. Soal siapa yang diperiksa dan materi pemeriksaannya, kami tidak mengetahui karena itu kewenangan KPK dan bersifat tertutup,” kata Iptu Asep.

Ia menambahkan, hingga Kamis malam pemeriksaan masih berlangsung dan belum diketahui sampai kapan akan berakhir. Kepolisian, kata dia, hanya membantu dari sisi tempat dan pengamanan.

Baca Juga: Kinerja Unggul, Kanwil Kemenkum Kalsel Raih Penghargaan Terbaik III dari Menteri Hukum

Saat ditanya apakah pihak-pihak yang diamankan akan diberangkatkan ke Banjarbaru, Iptu Asep kembali menegaskan pihaknya tidak mengetahui rencana tersebut. “Kami tidak tahu. Kewenangan sepenuhnya ada di KPK,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait identitas pihak yang diamankan maupun konstruksi perkara. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan untuk memastikan perkembangan resmi kasus tersebut. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#OTT KPK Amuntai HSU #operasi tangkap tangan #Polres Hulu Sungai Utara #dugaan OTT KPK #KPK Hulu Sungai Utara