KOTABARU- Kabar duka menyelimuti warga RT 03 Desa Berangas, Kecamatan Pulau Laut Timur. Musibah kebakaran melanda kawasan tersebut, Selasa (16/12/25) malam, sekira pukul 19.25 Wita.
Akibat amukan si jago merah ini sembilan rumah tinggal dilaporkan hangus terbakar.
Terkait kebakaran ini, Rabu (17/12), Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kotabaru, Yudi Ridhani menjelaskankan adanya peristiwa memilukan tersebut.
Dikatakannya, dari data yang digali di lapangan, api dengan cepat menjalar dan melahap bangunan yang merupakan pemukiman warga. "Dugaan sementara, api dipicu oleh korsleting arus pendek listrik dari salah satu bangunan," ungkap Yudi Ridhani.
Dilanjutkanya, di balik kejadian ini, ada cerita di balik kronologis awal munculnya api. Berdasarkan keterangan saksi yang ia dapatkan, api pertama kali diketahui oleh seorang warga penyandang disabilitas (tuna rungu dan wicara).
Sosok tersebut sempat berusaha melaporkan temuan api kepada warga lain dengan bahasa isyarat.
Namun, karena keterbatasan komunikasi, warga sekitar awalnya tidak memahami maksud dari peringatan yang diberikan. "Setelah pelapor menunjuk-nunjuk ke arah belakang rumah warga dengan ekspresi panik, barulah warga menyadari api sudah membesar di salah satu sudut rumah," jelasnya.
Dari kejadian ini, 9 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Data sementara yang dihimpun dari pihak Trantib Kecamatan Pulau Laut Timur mencatat, ada sembilan kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
Mereka adalah Suriansyah, Bahrudin, Ardaniansyah, Siti Jaleha, Sulaiman, Normasitah, Siswo Suriansyah, M. Asyad, dan Arbani.
Tim Damkar Induk Kotabaru yang diterjunkan ke lokasi berjibaku memadamkan api agar tidak meluas ke RT sebelah.
Sampai berita ini diterbitkan, masih belum diketahui secara pasti total kerugian material akibat musibah ini, namun dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. "Saat ini tim masih melakukan pendataan lebih lanjut dan akan kami informasikan lebih lanjut nantinya,” ucapnya.
Editor: Arif Subekti
Editor : Arief