Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bendahara Dinkes Banjarbaru Akhirnya Muncul, Kembalikan Dana Rp2,6 Miliar

M. Ramli Arisno • Rabu, 17 Desember 2025 | 08:06 WIB

KANTOR DINKES: Bendahara Dinkes IS kini kembali masuk kantor setelah absen sejak awal November 2025.
KANTOR DINKES: Bendahara Dinkes IS kini kembali masuk kantor setelah absen sejak awal November 2025.
BANJARBARU – Kasus penggunaan dana operasional Rp2,6 miliar di Dinas Kesehatan Banjarbaru oleh Bendahara IS memasuki babak baru. Seluruh dana tersebut telah dikembalikan secara penuh, dan IS kini kembali masuk kantor setelah absen sejak awal November 2025.

 Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru Sirajoni menyatakan, pengembalian dana dilakukan atas inisiatif sendiri oleh yang bersangkutan dengan dukungan keluarga. Proses penanganan kasus kini tinggal menunggu rekomendasi resmi Inspektorat.

Baca Juga: Bendahara Dinkes Banjarbaru Bawa Kabur Uang Dinas Rp2,6 Miliar, Wali Kota: Tidak Ada Toleransi

“Bendahara Dinkes sudah ada orangnya, sudah balik. Prosesnya tinggal menunggu hasil investigasi dari Inspektorat,” ujar Sirajoni, Selasa (16/12/2025).

Menurut Sirajoni, meski dana telah dikembalikan, proses pemeriksaan belum berhenti. Inspektorat masih menyusun rekomendasi terkait penanggung jawab dan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan sanksi administratif.

“Nanti akan ada bentuk rekomendasi. Itu masih berproses di Inspektorat,” katanya.

Baca Juga: Tragis, Rumah Warga Lokpaikat Terbakar, Pemilik Meninggal

Sirajoni juga membenarkan bahwa IS, yang tidak masuk kantor sejak 3 November 2025, kini telah kembali bekerja seperti biasa. “Ya, sudah masuk kantor. Yang bersangkutan memiliki itikad baik, Alhamdulillah,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Kota Banjarbaru Rahmat Taufik memastikan bahwa tahap penyelidikan APIP telah rampung. Hasil pemeriksaan akan segera dilaporkan kepada Wali Kota Banjarbaru.

“Insya Allah sudah selesai. Dalam 1–2 hari ke depan akan kami sampaikan kepada Wali Kota,” ujar Rahmat Taufik.

Baca Juga: Lansia Hilang 6 Hari di Martapura Ditemukan Kritis di Kawasan Rawa

Ia menegaskan, meski yang bersangkutan sudah kembali bekerja dan dana telah dipulihkan, keputusan akhir tetap menunggu rekomendasi resmi sebagai dasar penentuan langkah lanjutan.

Kasus ini mencuat setelah Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Inspektorat Kota Banjarbaru menemukan dana operasional Dinkes Banjarbaru dibawa dan digunakan oleh bendahara untuk kepentingan pribadi.

Investigasi internal difokuskan pada pemulihan keuangan daerah, sekaligus memastikan tata kelola keuangan kembali berjalan normal.

Baca Juga: Aniaya Rekan Sesama Security di Sungai Cuka Tanah Bumbu, Pelaku Ditangkap Polisi

Pemkot Banjarbaru menegaskan penanganan kasus dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur, dengan tetap menjaga keberlangsungan pelayanan publik di lingkungan Dinkes. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#APIP Banjarbaru #dana Dinkes Rp2 koma 6 miliar #Inspektorat Banjarbaru #bendahara Dinkes Banjarbaru #kasus keuangan Banjarbaru